PUPR Minta Warga Bersabar Melintas Jalan Margonda Saat Revitalisasi

Spanduk proyek revitalisasi Jalan Margonda Raya. (Foto: Diskominfo)
Spanduk proyek revitalisasi Jalan Margonda Raya. (Foto: Diskominfo)

DepokToday – Pekerjaan revitalisasi Jalan Margonda Raya diprediksi bakal menimbulkan kemacetan panjang mengingat, jalan tersebut merupakan penghubung Depok-Jakarta.

Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok meminta warga bersabar terkait adanya proyek tersebut.

“Pekerjaan penataan trotoar Margonda pastinya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, karena pekerjaan memakan sisi jalan. Untuk itu kami minta warga bersabar,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, dikutip situs resmi Pemkot Depok, Sabtu 20 November 2021.

Citra mengatakan, proyek tersebut hanya memakan waktu kurang lebih satu bulan yang dimulai dari 9 November hingga 27 Desember 2021 mendatang. Adapun beberapa pekerjaan yang dilakukan meliputi pelebaran trotoar dan penataan saluran inlet.

“Kita bongkar trotoar lama untuk dibangun dan diperlebar,” ungkapnya.

Citra juga mengimbau masyarakat agar mencari jalan alternatif jika memang tidak ingin terkena kemacetan. Terutama pada jam sibuk.

“Kami menyadari pekerjaan ini mengganggu kenyamanan warga. Untuk itu, kami meminta pengertiannya. Semua ini dilakukan demi kepentingan masyarakat Kota Depok,” tutupnya.

Sebagai informasi, proyek revitalisasi Jalan Margonda Raya ini memasuki segmen I yakni dari Simpang Siliwangi – Simpang Ramanda. Proyek revitalisasi ini difokuskan pada penataan trotoar pada masing-masing sisi jalan.

Citra mengatakan, ada tiga segmen dalam proyek revitalisasi jalan Margonda Raya ini dan pengerjaan segmen I ini pun akan dilakukan secara dua tahap.

“Pekerjaan lanjutan segmen I, akan dilaksanakan tahun depan. Berikut juga dengan pekerjaan segmen II dan III,” kata Citra.

Lebih jauh Citra mengatakan, untuk segmen I tahap awal ini, dikerjakan mulai dari jalan masuk Cafe Poelang Kampung sampai dengan pintu gerbang Balai Kota atau kurang lebih sepanjang 270 meter di google maps untuk sisi barat.

Sementara untuk sisi timur akan dikerjakan mulai dari Jalan Dahlia sampai dengan Simpang Siliwangi atau sepanjang 350 meter di google maps.

“Adapun, penataan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok dengan nilai Rp 2,5 miliar,” kata Citra.

Citra mengatakan, tahun depan direncanakan revitalisasi jalan Margonda akan rampung seluruhnya. “Insya Allah tahun depan kami rampungkan penataan di sepanjang Jalan Margonda,” tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, revitalisasi jalan Margonda Raya ini nantinya akan memfasilitasi pejalan kaki dan pesepeda dengan penataan trotoar.

“Desainnya pokoknya keren,” kata Imam, Jumat 4 Juni 2021.

Imam mengatakan, pemerintah kota telah menganggarkan APBD untuk penataan Jalan Margonda Raya sebanyak tiga segmen. Segmen I yakni Simpang Siliwangi-Simpang Ramanda, Segmen II: Simpang Ramanda-Simpang Juanda, dan Segmen III: Simpang Juanda-Flyover UI.

Imam menyebut, nantinya trotoar Margonda akan diperlebar sekira tiga meter.

“Nah selama ini jalur sepeda dipakai untuk parkir motor. Banyak motor parkir di jalur sepeda sehingga mereka mengeluh kepada kita, sehingga jalur sepeda nanti dinaikkan ke trotoar, ke atas.” (ade/*)