Puan Maharani Tanam Padi Saat Hujan, Tuai Cibiran Masyarakat

Ketua DPR RI Puan Maharani saat sedang bersama petani di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Istimewa)

DepokToday – Ketua Dewan Pewakilan Rakyat atau DPR RI Puan Maharani mendapat cibiran dari netizen atas aksinya menanam padi ditengah guyuran hujan. Karena menurutnya, aksi Puan hanya pencitraan belaka.

“Sungguh malang nasib para petani hanya dijadikan simbol untuk pencitraan, bela belain nanam padi saat hujan eh pas panen malah impor beras,” tulis akun twitter @NetizenBerisik.

Netizen lainnya memberikan komentar membandingkan Puan dengan mantan Presiden RI Soeharto yang juga sedang berfoto di sawah bersama petani namun tidak dalam kondisi hujan.

“Gak pake hujan-hujanan dan import beras, alhamdulillah bisa mensejahterakan petani sendiri,” tulis akun twitter @Fkadrun.

Komentar menohok untuk Puan awalnya datang dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Melalui akun twitter pribadinya @SusiPudjiastuti, ia menyindir anak dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tersebut.

“Biasanya petani menanam padi tidak hujan-hujanan,” tulis Susi, Kamis 11 November 2021.

Sindiran juga datang dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

“Belum belajar Pencitraan 4.0 ?” kata Fadli lewat akun Twitter miliknya @fadlizon, Jumat 12 November 2021.

Sindiran kepada Ketua DPR RI Puan Maharani di media sosial. (Tangkapan layar Twitter/@NetizenBerisik)
Sindiran kepada Ketua DPR RI Puan Maharani di media sosial. (Tangkapan layar Twitter/@NetizenBerisik)

Dilaporkan CNNIndonesia, Puan ikut turun ke sawah untuk menanam padi bersama sejumlah petani perempuan di tengah lahan pertanian seluas 6 hektare di area pesawahan Sendangmulyo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama menanam bibit padi, Ia sempat berdialog dengan petani.

“Piro nek panen (berapa banyak kalau panen?), dijual neng endi (dijual ke mana?)” tanya Puan kepada para petani.

Para petani pun menjawab pertanyaan Puan. Mereka juga membicarakan kendala-kendala yang dihadapi selama ini, termasuk soal pupuk dan jalur distribusi saat panen.

Kemudian Puan juga berbincang dengan kelompok tani dan petani milenial di pematang sawah.

“Kali ini saya hadir dengan fokus menanam padi, biarkan rakyat nanti yang memanen. Selama ini orang banyak fokus pada panennya. Padahal proses sebelum bisa panen itu panjang dan dimulai dengan kita menanam,” ucap Puan.

“Saya ingin mengetahui apa saja kebutuhan dan permasalahan yang ada di sini terkait petani. Bagaimana menanam padi, panennya dan sesudah panen itu dijual atau dibeli ke mana. Itu yang jadi perhatian saya,” sambungnya.

Dalam kunjungan kerjanya itu, Puan didampingi oleh Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah, Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti, Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie, Anggota Komisi III DPR M Idham Samawi, dan Anggota Komisi X DPR My Esti Wijayanti.

Turut pula mendampingi, Bupati Sleman Kustini, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, dan sejumlah pejabat tingkat daerah lainnya. (ade/*)