PT Petamburan Jaya Raya: Tak ada Pedagang yang Mbalelo

Pasar Kemirimuka.(Foto: godepok.com)

KEMIRIMUKA-Ditundanya pembacaan deklarasi ekseskusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok semakin memperkeruh suasana di area Pasar Kemirimuka.

Belakangan tersiar kabar jika pedagang yang mendukung pembacaan deklarasi eksekusi adalah bohong atau hoax. Namun, PT Petamburan Jaya Raya menepisnya.

“Ngapain kami bohong, faktanya mulai tingkat Pengadilan Negeri hingga Mahkamah Agung skor 8-0 dari Pemkot Depok terkait kepemilikan lahan Pasar Kemirimuka,” kata Direktur PT Petamburan Jaya, Yudi Pranoto, belum lama ini.

Yudi malah menuding ucapan kuasa hukum pedagang, Leo ,malah memperkeruh kondisi pasar dan mencemarkan nama baik pedagang serta PT Petamburan Jaya Raya.

Dia mengatakan, pedagang yang beralih memberikan dukungan kepada PT Petamburan Jaya Raya karena mereka sudah lelah.

Bahkan, kata dia, ada pedagang yang sudah keluar uang puluhan juta rupiah dalam upaya berjuang di pengadilan namun malah disebut penghianat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Dari masalah itu maka pedagang datang kepada kami dan memberikan dukungannya agar masalah Pasar Kemirimuka segera diselesaikan,” katanya.

Tidak hanya itu saja, pedagang yang memberikan dukungan kepada PT Petamburan Jaya Raya menginginkan agar kondisi Pasar Kemirimuka lebih aman nyaman dan asri.

Yudi menegaskan jika memang PT Petamburan Jaya Raya menyebarkan berita bohong atau hoak, pihaknya siap dilaporkan kepihak yang berwajib.

“Jika kami sebarkan berita bohong, laporkan saja kami, kita tunggu laporannya,” tandasnya.

“Perkataan pedagang yang memberikan dukungan kepada PT Petamburan Jaya Raya berdasarkan bukti dan data data yang ada dan bukan asal omongan saja,” tambah Yudi.

Yudi mensinyalir ada pihak-pihak untuk memperkeruh suasana demi kepentingan pribadi. “Kami rasa mereka lah yang balikan fakta dengan melakukan
pembohongan publik, kasihan pedagang di bohongin melulu,” terangnya.(aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here