PT KAI Larang Anak di Bawah Usia 12 Tahun Naik Kereta Api

Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Didiek Hartantyo (berdiri), menyapa penumpang di dalam rangkaian kereta api. (Foto: Dok. KAI)
Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Didiek Hartantyo (berdiri), menyapa penumpang di dalam rangkaian kereta api. (Foto: Dok. KAI)

DepokToday- Penumpang usia di bawah 12 tahun hingga kini belum dizinkan menggunakan Kereta Api atau KA. Keputusan itu telah ditetapkan PT Kereta Api Indonesia (KAI), terhitung sejak 29 Juli 2021, lalu.

Dalam keterangan resmi PT KAI yang diterima DepokToday pada Minggu 22 Agustus 2021, kebijakan itu disesuaikan dengan diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 4 di Jawa dan Bali sampai 23 Agustus 2021 oleh pemerintah.

PT KAI Daop 1 Jakarta masih menerapkan peraturan tersebut secara ketat dengan mengacu pada pada Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 17 Tahun 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi.

Gambar dengan tema livery khusus KAI pada HUT RI ke-76. (Istimewa)
Gambar dengan tema livery khusus KAI pada HUT RI ke-76. (Istimewa)

Di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta, peraturan ini diterapkan pada perjalanan KA Jarak Jauh baik dari Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Karawang dan Cikampek dengan tujuan menekan angka penularan COVID-19 terhadap usia anak-anak.

Kemudian, langkah ini juga sebagai bentuk komitmen PT KAI dalam mendukung langkah pemerintah dalam mencegah penyebaran virus berbahaya itu.

Syarat Naik Kereta Api

Selain itu, untuk sementara pelanggan KA usia di bawah 12 tahun melakukan perjalanan KA, terdapat ketentuan perjalanan KA Jarak Jauh lainnya yang wajib diperhatikan bagi pengguna KA berusia mulai 12 tahun ke atas, yaitu:

1.Menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

2.Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

PT KAI Siap Kembalikan Tiket, Ini Syaratnya

Untuk mendukung program pemerintah, PT KAI Daop 1 Jakarta juga memberikan layanan vaksinasi di Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang melayani setiap hari pada pukul 08.00 s.d 12.00 WIB.

Bagi pelanggan yang sudah melakukan transaksi tiket namun tidak dapat memenuhi  persyaratan terkait protokol kesehatan maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen.

Baca Juga: Satpol PP Bongkar Praktik Seks Bebas di Apartemen dan Tempat Pijat

Proses pembatalan tiket dapat dilakukan di loket stasiun dan Contact Center 121 di nomor 021-121 paling lambat H+7.

Selain itu, untuk menjaga physical distancing, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA Jarak Jauh. (rul/*)