Provinsi Jawa Barat Diusulkan Ganti Nama

Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad (tengah) menghadiri pertemuan dengan tokoh Sunda di Bandung, Jawa Barat.(Foto: Tangkapan Layar jabarprov.go.id)

BANDUNG—Perubahan nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Provinsi Sunda atau Tatar Sunda kembali dibahas.

Usulan perubahan nama ini muncul sejak 2006 dengan dasar menguatkan jati diri ke-Sundaan. Terlebih sejak Banten menjadi provinsi tersendiri berpisah dari Jawa Barat.

“Setelah Banten menjadi provinsi, maka posisi Jawa Barat tidak lagi menjadi provinsi paling Barat di pulau Jawa,” ujar Aji Esa Pengestu, salah satu inisiator perubahan nama Provinsi Jabar, dalam pertemuan dengan Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, Senin (12/10/2020).

Pertemuan yang berlangsung di Perpustakaan ‘Ajip Rosidi’ Jl. Garut Kota Bandung, Jawa Barat, itu Aji bersama tokoh Sunda lainnya seperti Acil Bimbo dan Memet Hamdan.

Menurut Aji, hingga saat ini belum ada tanggapan dari gubernur sejak zaman Dani Setiawan hingga Ridwan Kamil.

“Kalau tidak salah Kami sudah empat kali berkirim surat ke Gubernur untuk audiensi menyampaikan aspirasi ini, tetapi belum direspon” ujar Aji sebagaimana dilansir jabarprov.go.id.

Mendengar pernyataan Aji, Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, memberikan tanggapan positif. Fadel mendukung keinginan perubahan nama Provinsi Jabar menjadi Provinsi Sunda atau Tatar Sunda.

Fadel menyatakan, masyarakat Sunda harus punya keberanian menyampaikan keinginan itu kepada pemerintah pusat.

“Jangan takut dicap primordialisme atau kesukuan. Apa yang salah dengan primordialisme? Asal keinginan itu semata hanya untuk menunjukan dan menguatkan jati diri, sah-sah saja” ujar Fadel, yang hadir bersama anggota DPD RI asal Jawa Barat Eni Sumarni.

Fadel menerangkan, kangkah yang harus ditempuh adalah lobi politik ke Presiden RI, Joko Widodo, selain jalur prosedural juga ditempuh.

“Jika ada hambatan di daerah, coba minta aja beberapa tokoh Sunda untuk datang langsung ke Jokowi untuk menyampaikan niat dan aspirasi itu. Nanti Saya akan coba bicara juga dengan Pak Ginanjar (Ginanjar Kartasasmita)” jelasnya.

(tdr/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here