Profesor Ini Ngatain Fuck You Ade Armando Sambil Acungi Jari Tengah

Ade Armando (Istimewa)
Ade Armando (Istimewa)

DEPOK- Pakar komunikasi Indonesia, Ade Armando bikin geram dan emosi seorang profesor. Saking kesalnya, sang profesor itu bahkan mengacungkan jari tengah dengan tulisan fuck you Ade Armando.

Profesor yang meluapkan emosinya itu adalah Profesor Sulfikar Amir.

Dilansir dari Hops.id jaringan DepokToday.com, Ade Armando pun heran, bisa-bisanya si profesor mencak-mencak kepadanya.

Peristiwa itu bermula ketika Ade menyajikan data dan fakta angka COVID-19 di Indonesia.

 Fuck you Ade Armando

Profesor Sulfikar marah dengan postingan Ade Armando yang nadanya terkesan mengentengkan kematian kasus COVID-19 di Indonesia.

Pada postingannya itu, Ade Armando mengunggah meme perbandingan angka kematian COVID-19 di Inggris dan di Indonesia.

Baca Juga: Tekan Antrian UGD, Pemkot Jadikan Asrama UI Tempat Pemulihan Pasien

Ade menyebut, angka kasus meninggal akibat Covid-19 di Inggris mencapai 128 ribu kematian dengan proporsi penduduk Negeri Ratu Elizabeth itu 68 juta jiwa.

Sedangkan penduduk Indonesia kan 270 juta jiwa, angka kasus meninggal akibat COVID-19 itu 73 ribu.

Nah postingan ini sontak membuat sebagain warganet heran banget dengan Ade. Salah satunya adalah Profesor Sulfikar.

“FUCK YOU ADE ARMANDO FUCK YOU,” tulis Profesor Sulfikar di akun @sociotalker dikutip Senin 19 Juli 2021.

Postingan Profesor Sulfikar Amir (Istimewa)
Postingan Profesor Sulfikar Amir (Istimewa)

Tak tinggal diam, Ade kemudian merespons kemarahan si profesor. Ia meminta Profesor Sulfikar tenang merespon data kematian COVID-19 di Indonesia dan Inggris

“Lho ini bukannya orang Indonesia yang jadi Profesor di Singapura? Kok ngamuk? Sabar, dik, sabaaar. Masalahmu di mana?” tulisnya membalas.

Sosok Profesor Sulfikar Amir

Data yang dihimpun menyebutkan, Sulfikar Amir adalah profesor asal Indonesia yang mengajar di kampus Singapura.

Beberapa waktu lalu Profesor Sulfikar Amir viral lantaran mencoreti paper Megawati Soekarnoputri.

Profesor Sulfikar merupakan Guru Besar Bidang Sosiologi Bencana Nanyang Technological University (NTU), Singapura.

Belakangan ini dia keras mengkritisi kebijakan penanganan COVID-19 oleh pemerintah Indonesia.

Profesor Sulfikar pernah viral pada Februari lalu si profesor sempat viral lantaran dia ditendang dari forum diskusi Clubhouse yang membahas soal pariwisata di masa pandemi.

Dalam forum itu tampil Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.

Saat berjalannya diskusi, tiba-tiba staf Menkes mengeluarkan akun @Sociotalker gitu. Alasan staf Menkes mengeluarkan Profesor Sulfikar karena si guru besar ini ngomong terlalu lama padahal dua menteri itu sedang menunggu. (rul/*)