Pria Mesum Kembali Gentayangan di Depok, Korbannya Mahasiswi

0
189
D, korban pelecehan saat diwawacarai awak media (DepokToday, Rul)

BEJI– Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pria tak dikenal dengan modus pamer alat kelamin kembali terjadi di Depok, Jawa Barat. Lagi-lagi, korbannya kali ini pun dari kalangan mahasiswi.

Salah satu saksi mata bernisial D (18 tahun) mengungkapkan, peristiwa itu bermula ketika ia dan sejumlah rekannya sedang duduk santai di halaman kostan, di kawasan Kecamatan Beji, Depok, pada Jumat sore, 13 Desember 2019.

Ketika sedang asyik bercanda gurau, D dan beberapa temannya tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran seorang pengendara misterius yang berdiri tepat di depan gerbang kostan. Saat itu situasi lingkungan sedang sepi.

“Kejadiannya pas mau Magrib, kan kita cewe semua lagi kumpul kebetulan saya duduk disini (taman) dan dianya (pelaku) disana depan gerbang. Jadi jelas banget kan keliatan, dia pake helm fullface,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian pada Sabtu 14 Desember 2019

Pelaku, kata D, sempat berdiri agak lama sambil menatap ke arah dirinya. Dan setelah diamati, ternyata pria misterius itu sedang memainkan alat kelamin.

“Pas saya lihat sudah kaya gitu (onani) tapi diluar pagar. Tadinya kita kira ojek online lagi nunggu orang, enggak tahunya dia gitu (onani) sambil liat ke arah sini.”

Sontak, D dan beberapa temannya sempat tercengang. Mereka bingung bercampur takut. “Kita sempat diem dulu, nah pas penjaga lewat kami panggil. Nah dia udah curiga pas kita videoin sama panggil penjaga, terus langsung kabur,” jelasnya

Wanita berparas cantik ini mengaku tidak ingat plat nomor polisi motor pelaku. Namun ia masih hafal betul dengan ciri-ciri fisiknya. Pelaku, kata D, bertubuh gempal dan pendek mengenakan jaket warna orange mengendarai motor matik.

“Wajahnya enggak kelihatan karena pakai helm fullface. Terus temen saya ngatain goblok, eh dia nengok, tapi lansung kabur,” ujarnya

D dan teman-temannya mengaku trauma dengan kejadian itu.

“Iya baru kali ini makanya bingung mau teriak tapi gemetar. Iya pasti trauma.”

Ia pun berencana bakal melaporkan kasus ini ke polisi agar pelaku yang membuat resah itu dapat segera tertangkap. “Mau sih (lapor) supaya enggak ada hal-hal gini lagi,” tuturnya

Untuk diketahui, sama seperti kasus yang sebelumnya, peristiwa ini pun diunggah korban melalui media sosial dan telah viral. Korban sempat merekam ulah pelaku sebelum akhirnya melarikan diri. (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here