Presiden Minta Kepala Daerah Gali Potensi Ekspor, Khususnya di Bidang Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat mengumumkan perpanjangan PPKM Level 4 dalam konferensi pers virtual, Minggu 25 Juli 2021. Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat mengumumkan perpanjangan PPKM Level 4 dalam konferensi pers virtual, Minggu 25 Juli 2021. Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden.

DepokToday – Peningkatan potensi ekspor komoditas pertanian menjadi arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bagi para kepala daerah di wilayah mereka masing-masing. Presiden juga meminta agar petani diperkuat dengan diberikan akses terhadap permodalan, inovasi teknologi, hingga pendampingan.

“Saya minta kepada para gubernur, bupati, dan wali kota untuk menggali potensi ekspor di daerahnya masing-masing. Segera garap komoditas-komoditas pertanian yang potensial untuk dikembangkan,” ujar Presiden dikitip dari situs Setkab.go.id, Minggu 15 Agustus 2021.

“Saya sudah banyak berbicara dengan dirut-dirut perbankan agar pertanian mendapatkan perhatian khusus, karena ini ada kesempatan. Seperti tadi disampaikan oleh Menteri Pertanian mengenai porang, ada pasar yang besar yang bisa kita masuki,” ujarnya.

Presiden mengingatkan, agar dilakukan hilirisasi. Bukan mengekspor produk dalam bentuk mentah. apalagi masih dalam bentuk umbi-umbian. “Paling tidak sudah dalam bentuk tercacah atau syukur bisa barang jadi atau beras porang yang sudah jadi. Saya kira target kita memang hilirisasi,” jelas dia.

Presiden juga meminta agar para petani disambungkan dengan rantai pasok baik nasional maupun global. Dengan demikian, para petani dan pelaku usaha pertanian dapat dengan mudah mengekspor produknya. Sehingga bisa berkembang menjadi sentra-sentra produksi pertanian yang berorientasi ekspor.

“Saat ini dari 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, baru 293 kabupaten/kota yang memiliki sentra komoditas pertanian unggulan ekspor, baik itu produk sawit, karet, kopi, dan beberapa komoditas lain yang diminati pasar global. Masih banyak komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan,” ucapnya.

Komoditas pertanian yang sangat potensial untuk dikembangkan tersebut antara lain sarang burung walet, porang, minyak asiri, bunga melati, tanaman hias, edamame, dan produk hortikultura lainnya.

Baca Juga: [Update] COVID-19 Depok, Sabtu 14 Agustus, Sembuh Capai 814 Orang

“Kalau kita betul-betul berikan perhatian akan menjadi sebuah produk yang baik untuk kita ekspor. Dan juga produk olahan peternakan yang juga semakin terbuka pasarnya,” kata Presiden.

Namun, Presiden mengingatkan fokus untuk peningkatan produksi potensi ekspor saja tidak cukup tetapi yang penting juga adalah penguasaan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.

“Melakukan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dan menghitung skala ekonomi dengan klasterisasi, ini penting sekali, serta melakukan mekanisasi pengembangan produk dan juga promosi produk berbasis digital. Ini juga harus kita kembangkan agar produk-produk pertanian kita semakin dikenal luas dan semakin kompetitif,” kata dia. (lala/*)