Presiden Jokowi Punya Kakak di Korea, Sosoknya Bukan Orang Sembarangan

Bendera Korsel dan Indonesia (Foto: Istimewa)

DepokToday- Sebagai seorang kepala negara, sudah selayaknya Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap ramah pada siapapun. Nah, sikap ramah dan sederhana Jokowi rupanya juga menyentuh hati pimpinan tertinggi Korea Selatan loh.

Ya, hubungan Presiden Jokowi dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in tampaknya memang semakin harmonis. Bahkan, karena saking dekatnya, mantan Wali Kota Solo itu sampai menyebut Moon Jae-in sebagai sosok seorang kakak.

Pernyataan itu ia lontarkan  saat melakukan pertemuan bilateral di sela KTT ROK-Asean pada 2019, lalu.

“Terima kasih kakak saya yang mulia Presiden Moon Jae-In, terima kasih atas sambutan yang hangat,” kata Jokowi yang disambut tawa dan tepuk tangan delegasi Korea Selatan di Hotel Westin Busan, Korsel, dikutip dari kabar24.bisnis.com pada Kamis 28 Oktober 2021.

Baca Juga: KPU Depok Gandeng Diskominfo untuk Sukseskan Pemilu 2024, Begini Cara Mereka

Sebutan “kakak” itu adalah balasan dari sambutan Moon Jae-in yang menyebut Jokowi sebagai “teman tercinta saya”.

“Teman saya tercinta, senang sekali dapat bertemu lagi Bapak Presiden Jokowi di Busan, kampung halaman saya,” ucap Moon Jae-in saat menyambut Jokowi dan para menteri yang mendampinginya.

Presiden Jokowi ditraktir Presiden Korea (Foto: Istimewa)
Presiden Jokowi ditraktir Presiden Korea (Foto: Istimewa)

Dalam pertemuan bilateral ini, Moon mengakui di antara dengan negara-negara Asean, Indonesia adalah negara satu-satunya menjalin mitra strategis khusus bersama Korea.

Data yang dihimpun menyebut, kedua negara bahkan telah membangun bilateral yang lebih erat daripada tahun sebelumnya dan setiap tahun mengadakan pertemuan puncak untuk mengembangkan hubungan akrab dan khusus antar kedua negara.

“Kedua negara telah menjadi negara yang saling memerlukan dan berjalan bersama untuk kemakmuran bersama,” ujarnya.

Jokowi Tandatangi Kerjasama Strategis dengan Korea

Presiden Korea Selatan ini yakin, bahwa persahabatan dengan Indonesia akan berperan penting untuk kemakmuran bersama dan juga negara se-Asean.

Menanggapi hal itu, Jokowi senang melihat kemajuan hubungan bilateral Indonesia dan Korea, termasuk kerja sama yang konkret dalam kunjungan saat ini.

“Saya ingin mulai dengan menyampaikan kekhawatiran terhadap situasi ekonomi dunia saat ini. Di tengah situasi sulit seperti ini, upaya memperkuat kerja sama di antara kita menjadi lebih penting artinya,” tuturnya.

Baca Juga: Ketika Presiden Korea Buka Dompet Bayarin Belanjaan Jokowi

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi dan Presiden Moon Jae-in menyaksikan tiga kesepakatan ditandatangani pihak Indonesia dan Korea.

Ketiga kesepaktan yang ditandatangani adalah selesainya negosiasi Comprehensive Economic Partnership (CEPA) antara Indonesia dengan Korea, kesepakatan bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas dan ketiga adalah MoU mengenai technical cooperation on capital city relocation and development. (rul/*)