Presiden DLC Dukung Wacana Pembentukan PERADI Suara Advokat Indonesia

0
315
Presiden DLC Mukhlis Effendi bersama pengurus PERADI (Istimewa)

DEPOK– Sejumlah pengacara kawakan tengah menggagas pembentukan PERADI Suara Advokat Indonesia. Wacana tersebut disambut hangat oleh Presiden Depok Lawyers Club (DLC) Mukhlis Effendi.

Ditemui disela-sela kesibukannya usai bermain golf, Mukhlis mengatakan, PERADI Suara Adavokat Indonesia bertujuan untuk menyatukan para advokat dibawah pimpinan Juniver Girsang.

“Kami yakin di bawah pimpinan beliau para advokat akan di dengar dan diakomedir segala halnya selaku advokat dalam menjalankan amanah provesi,” katanya Jumat 12 Juni 2020.

Dengan adanya wadah tersebut, diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalisasi terhadap profesi advokat. “Alhamdulillah kami tadi juga bersama Ketua Organisasi DPN PERADI bang Haris Marbun silaturrahmi wacana pembentukan pengurus PERADI Suara Advokat Indonesia.”

Presiden DLC Mukhlis Effendi bersama Denny Ardiansyah Lubis (Istimewa)

Lebih lanjut Mukhlis mengaku, ide itu juga telah di dukung oleh advokat senior Dr (c) Denny Ardiansyah Lubis selaku Sekertaris Umum Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Nusantara.

“Iya, alhamdulillah beliau pun mendukung di bentuknya suatu organisasi yang menambah silaturrahmi dan memiliki wadah yang sama.”

Terkait wacana tersebut, dukungan terhadap Mukhlis untuk memimpin kepengurusan di wilayah Depok pun begitu besar. “Dan saya sampaikan bahwa kita akan segera meminta restu dari ketua umum dan ketua organisasi DPN PERADI Suara Advokat Indonesia,” ujarnya

Mukhlis berharap, para advokat Depok bisa bersatu dan membangun kebersamaan melalui organisasi PERADI Suara Advokat Indonesia.

“Kita akan adakan rapat sesama rekan advokat siapa yang terbaik dalam memimpin ketua PERADI Suara Advokat Indonesia. Semua saya kembalikan kepada rekan advokat siapa yang akan memimpin, saay ikut bagaimana forum saja,” katanya

“Yang jelas semua demi kemajuan sebuah organisasi yang kita cintai ini, salam PERADI Suara Advokat Indonesia,” timpalnya lagi. (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here