Presiden DLC Dukung Junifer Girsang Pimpin Peradi

Munas Peradi (Istimewa)

JAKARTA– Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III, Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Kegiatan itu berlangsung sejak Jumat 28 Februari hingga Minggu, 1 Maret 2020.

Data yang dihimpun menyebutkan, ada empat kandidat yang diusulkan menjadi calon Ketua Umum DPN Peradi. Mereka yakni, Junifer Girsang, Harry Ponto, Hasanudin Nasution dan Patra Zen.

Dari ke empat nama tersebut, Junifer Girsang adalah sosok yang cukup menyedot perhatian. Dari sejumlah peserta yang hadir, salah satunya yang bersuara adalah Presiden Depok Lawyer Club (DLC), Mukhlis Effendi.

Pria yang akrab disapa Mukhlis ini menilai, sosok Junifer layak memimpin karena memiliki rekam jejak yang cukup baik dimata advokat.

“Tentu dalam hal ini saya mendukung penuh Dr.Juniver Girsang menjadi ketua umum terpilih. Dan saya siap mendukung penuh beliau untuk memimpin advokat-advokat di Indonesia,” katanya pada Sabtu 29 Februari 2020.

Sementara itu, Ketua Panitia Munas III Peradi SAI, Patricia Lestari didampingi Sekretaris Panitia, Francisca Romana mengatakan, syarat menjadi calon ketua umum antara lain kandidat diusulkan minimal tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi, sudah menjadi advokat minimal sepuluh tahun serta pernah menjadi pengurus Peradi.

Patricia menjelaskan, penyelenggaraan Peradi SAI kali ini berbasis teknologi informasi atau information technology. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung dalam Munas 2020, yakni bertajuk Advokat Pada Era Industri 4.0.

“Munas ke tiga memberikan kesempatan kepada peserta Munas untuk menggunakan hak suaranya secara langsung (one person one vote/OPOV) dalam pemilihan Peradi 2020-2025.”

Ia mengungkapkan, pendaftaran peserta Munas dapat dilakukan dengan mengunduh formulir peserta Munas III pada laman peradi.org. “Peserta yang telah melakukan pendaftaran akan menerima ID Card yang dilengkapi dengan barcode. Bagi peserta yang telah memiliki ID Card tidak lagi antri ketika registrasi ulang,” katanya (rul/*)