Prediksi Piala Eropa 2020 Grup D dan E, Tim-tim Besar Mulai Merumput

Gerard Moreno⁣ (Spanyol), Victor Lindelof⁣ (Swedia), Kieran Tierney⁣ (Skotlandia), Piotr Zielinski⁣ (Polandia), Patrik Schick⁣ (Republik Ceko), Milan Skriniar (Slowakia).(Foto-foto: Twitter @euro2020)
Gerard Moreno⁣ (Spanyol), Victor Lindelof⁣ (Swedia), Kieran Tierney⁣ (Skotlandia), Piotr Zielinski⁣ (Polandia), Patrik Schick⁣ (Republik Ceko), Milan Skriniar (Slowakia).(Foto-foto: Twitter @euro2020)

GLASGOW—Aksi Piala Eropa 2020 berlanjut saat Skotlandia melawan Republik Ceko, Polandia bertemu Slowakia dan Spanyol menghadapi Swedia.

Tiga pertandingan dengan nama-nama tim besar akan dimulai Senin 14 Juni 2021 malam WIB dan Selasa 15 Juni 2021 dini hari WIB.

Pertandingan dimulai dari Hampden Park, Glasgow, ketika tuan rumah Grup D Piala Eropa 2020 Skotlandia menjamu Republik Ceko pukul 20:00 WIB. DIBACA JUGA: Gol Semata Wayang Sterling Antarkan Inggris Menang atas Kroasia

Ini adalah momen yang dinanti-nantikan Skotlandia sejak 1998, pertandingan pertama mereka di putaran final turnamen besar dalam 23 tahun terakhir.

Bagi Skotlandia, Republik Ceko bukan lah lawan yang asing. Skotlandia pernah mengalahkan Republik Ceko di laga kandang dan tandang pada kejuaraan UEFA Nations League tahun lalu.

“Saya punya sedikit keraguan yang harus saya singkirkan,” kata Pelatih Skotlandia, Steve Clarke dikutip uefa.com.

“Tidak peduli 11 pemain mana yang saya pilih, saya tahu mereka akan menghasilkan dan menjadi fantastis untuk negara mereka,” sambung Clarke.

Hampden Park, Glasgow, Skotlandia.(Foto: Twitter @euro2020)
Hampden Park, Glasgow, Skotlandia.(Foto: Twitter @euro2020)

Republik Ceko sadar Skotlandia bukan lah tim yang mudah ditaklukkan. Tapi dengan bekal persiapan yang matang, Republik Ceko siap meladeni sang tuan rumah.

“Skotlandia tidak akan membuat kami bermain mudah, tetapi kami telah mempersiapkan diri dengan baik dan siap untuk tantangan itu,” seru penyerang Republik Ceko, Michael Krmencik.

Republik Ceko bukan tim ecek-ecek di turnamen ini. Mereka tercatat dalam sejarah Piala Eropa sebagai finalis tahun 1996. Namun, di final yang dihelat di Stadion Wembley, London, tanggal 30 Juni 1996 itu Republik Ceko menjadi runner-up setelah kalah 1-2 dari Jerman.

Republik Ceko dan Skotlandia punya kesempatan yang sama untuk menggeser Inggris di klasemen sementara Grup D.

Syaratnya salah satu dari mereka menang dengan lebih dari dua gol. Sebab Inggris hanya mampu menang 1-0 atas Rusia melalui Gol Raheem Stering di Stadion Wembley, London, Minggu 13 Juni 2021 malam WIB.

Polandia vs Slowakia

Polandia dan Slowakia tergabung di Grup E. Keduanya akan bentrok di Gazprom Arena, Saint Petersburg, Rusia, pukul 23:00 WIB.

Sembilan tahun setelah mencetak gol pembuka di Piala Eropa 2012, Robert Lewandowski semakin penting bagi tim Polandia yang terakhir kali mencapai babak perempat final di turnamen ini.

Pemain depan klub Bayern Munchen itu akan menjadi sorotan sekali lagi saat timnya mengejar kemenangan di Saint Petersburg. Kemenangan sangat penting bagi Polandia mengingat mereka akan menghadapi Spanyol di pertandingan Grup E berikutnya.

“Ini akan menjadi tes mental, tentang fokus. Kami tidak boleh membuat kesalahan,” ucap Pelatih Polandia, Paulo Sousa dikutip uefa.com.

Sebagian besar fokus Slowakia adalah menghentikan Lewandowski yang mencetak rekor 41 gol di Bundesliga musim ini.

Sejarah The Falcons—julukan Slowakia—di Piala Eropa tidak buruk-buruk banget.  Slowakia pernah melaju ke babak 16 besar di Piala Eropa 2016 dan sebelumnya juga pernah lolos ke fase serupa di Piala Dunia 2010.

“Ini tantangan besar, bukan hanya untuk saya, tapi untuk seluruh tim. Saya harap pemain lain akan membantu saya,” tegas Bek Tengah Slowakia, Lubomir Satka.

Spanyol vs Swedia

Pernah bertemu di kualifikasi Piala Eropa 2020, Spanyol dan Swedia kembali bersua di putaran final Piala Eropa 2020.

Spanyol menaklukkan Swedia 3-0 di Madrid dan main seri 1-1 di Solna selama babak kualifikasi. Dan dini hari nanti WIB, putaran final Grup E mempertemukan kembali Spanyol dengan Swedia di La Cartuja Stadium, Sevila.

Bertindak sebagai tuan rumah, Spanyol yang telah memenangkan gelar juara Piala Eropa berturut-turut pada 2008 dan 2012,  memulai laga dengan sangat banyak transisi.

Spanyol dipastikan tanpa diperkuat Sergio Ramos di lini belakang dan banyak berharap dorongan bola kreatif dari gelandang Barcelona berusia 18 tahun, Pedri. “Kami bukan favorit turnamen,” singkat Pelatih Spanyol, Luis Enrique.

Pemain Spanyol memasuki stadion di Sevilla untuk menjalani sesi latihan.(Foto: Twitter @euro2020)
Pemain Spanyol memasuki stadion di Sevilla untuk menjalani sesi latihan.(Foto: Twitter @euro2020)

Satu pemain yang menyadari potensi Spanyol adalah penyerang Swedia Alexander Isak, yang membukukan 17 gol  untuk Real Sociedad di La Liga musim ini.

“Fakta bahwa kami memulai melawan Spanyol sangat menyenangkan,” kata pemain berusia 21 tahun itu, yang ingin memanfaatkan kesempatannya dalam skuat setelah absennya Zlatan Ibrahimovic akibat cedera.

(tdr/*)