Pradi Sebut Gus Sholah Sosok Panutan Bangsa

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna (istimewa)

MARGONDA– Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH. Salahuddin Wahid tutup usia di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta pada Minggu malam, 2 Februari 2020. Kiyai yang akrab disapa Gus Sholah itu wafat pada usia 77 tahun.

Kepergian almarhum pun menyisikan duka mendalam bagi sejumlah pihak. Tak terkecuali Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supritna. Ia menilai, Gus Sholah lebih dari sekedar sosok ulama, melainkan seorang negarawan yang menjadi salah satu panutan bangsa.

“Almarhum ini adalah sosok negarawan, figur panutan bangsa. Saya rasa Indonesia sangat kehilangan salah satu putra terbaiknya,” katanya pada wartawan, Senin 3 Februari 2020

Pradi menyebut, kiprah Gus Sholah untuk Indonesia amat besar. Cucu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari itu, semasa hidupnya banyak terlibat dalam berbagai organisasi dan peristiwa penting di Tanah Air.

“Beliau itu lama di ICMI dan yang paling utama, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo. Sejak era kepemimpinan beliau, Pesantren Lirboyo berbenah dan tercatat sebagai salah satu pesantren terbesar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.”

Untuk diketahui, Gus Sholah pernah menjadi bagian ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) dan PBNU. Dia sempat didapuk sebagai anggota dewan penasehat ICMI sejak 1995 hingga 2005. Kemudian pada tahun 2000, almarhum terpilih menjadi Ketua MPP ICMI periode 2000-2005, serta menjadi salah satu Ketua PBNU.

“Almarhum semasa hidupnya berkeliling Indonesia menyampai ceramah kebangsaan dan penguatan NKRI. Dan ajaran-ajaran beliau akan tetap lestari. Selamat jalan Gus. Jasamu luar biasa untuk bangsa. Allahummagfirlahu Warhamhu Wa’afihiWa’fuanhu,” ucap Pradi (rul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here