Pradi Kedepankan Politik Santun

Pradi Supriatna.(Istimewa)

MARGONDA-Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna, menegaskan berbeda pandangan dalam politik merupakan sebuah hal yang lumrah. Namun hendaknya perbedaan disikapi dengan santun.

“Saya berpolitik selalu mengedepankan sikap santun dan tidak provokatif. Tujuannya hanya ingin melayani sebaik-baiknya buat warga masyarakat Depok,” ungkapnya.

Pradi juga menegaskan bahwa ungkapan dirinya tidak sudi lagi berpasangan dengan Mohammad Idris, meski bertukar posisi bukanlah keluar dari mulutnya.

Menurutnya, dalam berpolitik segala sesuatu dapat terjadi, bahkan hal yang tidak diinginkan.

“Pak Idris bagaimana pun juga adalah senior. Saya menghormati beliau dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Jika ada perbedaan pandangan atau pendapat, sudah pasti itu dan itu hal biasa. Kami tetap berjalan bersama memimpin Kota Depok menuju arah yang lebih baik,” ujarnya.

Mengenai kontestasi pilkada 2020, Pradi menyampaikan memang ada kemungkinan dirinya tak lagi mendampingi Idris. Namun dirinya masih menunggu keputusan dari DPP.

“Semua bisa saja terjadi, bisa ada perubahan. Tapi memang harus siap untuk tidak lagi berdampingan jika ditugaskan oleh partai,” katanya.

Dirinya meminta kepada seluruh warga Depok tanpa terkecuali, jelang perhelatan pesta demokrasi 9 mendatang, semua pihak bisa mengedepankan kepentingan bersama demi memajukan Kota Depok.

“Tujuannya kan semua sama Depok semakin baik dan maju, sehingga cara-caranya pun harus dengan yang baik. Jangan melakukan kampanye hitam, merusak nama kandidat dengan isu yang tidak benar. Kedepankan politik yang baik agar hasilnya juga baik,” harapnya.

Menurut Pradi, siapapun yang nantinya tampil dan terpilih menjadi pemimpin Kota Depok periode berikutnya berarti figur-figur terbaik, yang harus didukung.

“Memajukan kota ini tidak bisa sendiri. Perlu menggandeng semua potensi yang ada. Dengan begitu kerja akan semakin mudah,” pungkasnya.

(eru)