Pradi akan Perhatikan Sekolah Inklusif

Ketua Umum Depok Begaya, H. Acep Azhari, bersama Bendahara BMPS Kota Depok, Hj. Asri Mulyanita.(Foto: DepokToday/Bar)

MARGONDA—Tidak hanya sekolah umum, Sekolah Luar Biasa (SLB) negeri dan swasta di Kota Depok pun masih memiliki sejumlah problematika.

Oleh karenanya, ajang Pilkada Depok 2020 yang dihelat pada Rabu 9 Desember mendatang, diharapkan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok menghasilkan wali kota dan wakil wali kota yang memiliki perhatian kepada pendidikan inklusif.

Bendahara BMPS Kota Depok, Hj. Asri Mulyanita, percaya pasangan Pradi Supriatna dan Afifah Alia (Pradi-Afifah) dapat mengakomodir hal tersebut.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/guru-swasta-depok-menaruh-harapan-ke-pradi-afifah/

Menurutnya, Sekolah Inklusif menjadi bentuk pelayanan bagi kaum disabilitas. Ia menilai, masalah yang sering ditemukan di lapangan adalah kurangnya pemahaman oleh guru dalam menggunakan metode belajar.

“Kita apresiasi program menambah kapasitas SLB dan keberpihakan tinggi pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Ditambah lagi adanya pelatihan khusus untuk para pendidiknya, itu bisa melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran),” ujarnya.

Hj. Asri yang juga Bendahara Dewan Pendidikan Kota Depok ini menegaskan, pendidikan SLB di Depok saat ini masih butuh perhatian.

“Termasuk tenaga pengajar di SLB masih kurang mendapatkan perhatian, apalagi tenaga pengajar non-PNS,” terangnya.

“Kalau Pradi terpilih nantinya akan memperhatikan tenaga pengajar di SLB yang ada di kota Depok. Tentunya, berdasarkan data secara riil jumlah difabel atau anak berkebutuhan khusus yang ada di Depok,” tegas Hj. Asri.

(ale)