PPKLI Depok Dukung Idris-Imam karena Cinta dan Sayang Kiai

PPKLI Depok kompak dukung pasangan Idris-Imam.(Foto: DepokToday/Eru)

JATIJAJAR—Persatuan Pedagang Kaki Lima Indonesia (PPKLI) Kota Depok melaksanakan deklarasi dukungan kepada pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono, Minggu 8 November 2020.

Deklarasi digelar di Posko DPD PPKLI Kota Depok, Jalan Raya Bogor, Km. 36, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos.

Hadir dalam kesempatan tersebut Presiden PPKLI H. Hermansyah, Sekjen DPP PPKLI Junaedi Sitorus, Ketua DPW PPKLI Jawa Barat Wahidin, Ketua DPD PPKLI Kota Depok Maryono, serta puluhan pengurus dan anggota PPKLI.

Menarik Lainnya: https://depoktoday.hops.id/paguyuban-gunung-kidul-bojongsari-dukung-idris-imam/

Presiden PPKLI, H. Hermansyah, mengutarakan, PPKLI bersimpati terhadap pencalonan Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok periode 2021-2026.

“Saya mendukung paslon Idris-Imam karena rasa cinta dan sayang kepada sosok kiai. Saya juga mengajak seluruh anggota PPKLI dan warga Depok untuk mendukung beliau pada 9 Desember mendatang,” ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, kinerja Mohammad Idris sebagai Wali Kota periode 2016-2021 juga terbilang sudah cukup baik.

“Karena itulah, kami ingin beliau melanjutkan program yang sudah berjalan. Kalau pun ada yang masih kurang, bisa diselesaikan di periode selanjutnya,” ungkapnya.

Ke depan, pihaknya berharap agar kepemimpinan Idris-Imam bisa melahirkan berbagai kebijakan yang memihak PPKLI.

“Insya Alloh, PPKLI Kota Depok yang anggotanya sekitar 2.000 orang memberikan dukungan paslon nomor urut 2,” tuturnya.

Senada, Ketua DPD PPKLI Kota Depok, Maryono, menambahkan bahwa kepemimpinan Idris pada periode 2016-2021 telah menghasilkan berbagai pembangunan, yang sesuai dengan harapan masyarakat.

“Contohnya adalah pembangunan jalan-jalan lingkungan, puskesmas 24 jam, RSUD di wilayah timur, taman kelurahan, hingga alun-alun Kota Depok,” paparnya.

Karena itu, katanya lagi, sudah selayaknya kepemimpinan Kiai Idris dilanjutkan lima tahun ke depan.

“Yang sudah baik, kita lanjutkan. Jika ada yang kurang, kita beri kesempatan untuk beliau membenahi,” pungkasnya.

(eru)