Polres Metro Depok Sita Upal Asing Senilai Rp 41 Miliar

Polisi sita tumpukan uang palsu pada 2020, lalu. (Foto: Depoktoday)
Polisi sita tumpukan uang palsu pada 2020, lalu. (Foto: Depoktoday)

CIMANGGIS– Tim Reserse Mobile Polres Metro Depok bersama Unit Buser Polsek Cimanggis berhasil meringkus dua pelaku lain terkait dugaan sindikat pengedar uang palsu (upal). Kasus ini merupakan hasil pengembangan setelah sebelumnya Tim Jaguar membekuk seorang pria berinisial MA.

“Ia (MA) mengaku mendapat uang tersebut dari seseorang dan kemudian dikembangkan hingga kami berhasil meringkus dua pelaku lainnya,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi, Azis Andriansyah pada Kamis 18 Juni 2020.

MA, diciduk oleh Tim Jaguar saat berada di kawasan Jalan Putri Tunggal, Kecamatan Cimanggis, Depok pada Selasa malam, 16 Juni 2020. Dari dalam tas pemuda 36 tahun itu, polisi mendapati sebilah senjata tajam jenis pisau lipat dan 28 lembar uang kertas pecahan 100 US dollar palsu.

Selang sehari kemudian, dua rekannya berhasil diburu aparat. Mereka masing-masing berinisial IMA (37 tahun), dan AGN (46 tahun). Adapun barang bukti yang disita dari tangan dua pelaku itu yakni, satu bundel uang kertas pecahan 100 US dollar palsu, tiga bundel uang polimer pecahan 10.000 dolar Brunei palsu.

Kemudian, 71 lembar uang pecahan euro palsu, satu lembar uang hybrid transparan pecahan 10.000 dollar Brunei palsu, dua lembar uang hybrid biasa pecahan 10.000 dollar Brunei palsu dan tiga lembar kunci master berbentuk uang pecahan 100 US dolar.

“Totalnya senilai lebih dari Rp 41 miliar jika mengikuti kurs saat ini,” ucap Azis di dampingi Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Depok, Komisaris Polisi Wadi Sabani

Akibat perbuatannya itu, para pelaku terancam dijerat Pasal 245 KUHP tentang peredaran uang palsu, dengan ancaman kurungan penjara lima tahun. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut. (rul/*)