Polres Metro Depok Sita Tumpukan Sabu di Kemasan Teh Cina

Polres Metro Depok berhasil menyita puluhan kilogram sabu (Istimewa)

MARGONDA- Sebanyak 44 bungkus sabu, dengan berat lebih dari 46 kilogram berhasil disita Satuan Narkoba Polres Metro Depok dari hasil pengembangan hingga ke wilayah Padang, Sumatera Barat.

Untuk mengelabui petugas, tumpukan barang haram ini disembunyikan dalam kemasan teh asal Cina.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menuturkan, kasus ini terungkap setelah sebelumnya diamankan lima pelaku narkoba di wilayah Depok.

Dari mereka itulah, diketahui bahwa akan ada pengiriman sabu dalam jumlah yang cukup besar ke Jakarta dan sekitarnya.

“Berdasarkan pengembangan didapatlah satu nama, inisial DN alias SS yang sampai sekarang masih DPO (Daftar Pencarian Orang). Dia (DN) akan memasukan barang haram ini ke daerah Jawa, khususnya Ibu Kota,” kata Yusri di Depok

Berbekal keterangan tersebut, tim dibawah komando Kasat Narkoba Polres Metro Depok, AKBP Aldo Ferdinan kemudian melakukan pengejaran terhadap DN alias SS, hingga ke sebuah hotel di wilayah Padang, Sumatera Barat.

“Sampai sana tim melakukan penggerebekan, tetapi yang ditunggu, yakni saudara DN alias SS tidak ada ditempat, hanya ada satu tersangka disana, inisialnya adalah EP alias MA, alias N, nah dia ini (EP) yang berhasil kami amankan sekarang,” ujarnya

Barang bukti sabu sebanyak lebih dari 46 kilo gram itu, disita petugas dari dalam dua koper berukuran besar yang disembunyikan tersangka di dalam kamar hotel tersebut, pada Sabtu malam, 16 Januari 2021.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus (Istimewa)

Barang haram ini dibungkus menggunakan plastik kemasan teh asal Cina.

“Modus seperti ini biasanya dari Malaysia.”

Dari pendalaman, diketahui masih ada pelaku-pelaku lain yang terlibat. Mereka yakni berinisial AT dan UA. Keduanya diduga sebagai pemasok atau atasan DN alias SS. Ketiganya, sampai saat ini masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai DPO.

“Intinya barang ini siapapun pemilik dan pengedar akan kita tindak tegas. Kita ancam dengan jeratan pidana hukuman mati.

Honor Kurir Sabu

Tersangka EP alias MA yang saat ini tertangkap, diduga berperan sebagai kurir. “Sudah berapa lama dia beraksi masih pengembangan,” ujar Yusri

Dari hasil introgasi diketahui, sekali beroperasi EP alias MA mendapat honor dengan jumlah yang fantastis, kisaran Rp 50 juta. Dan jika ditotal, barang haram yang disita petugas ini nilainya lebih dari Rp 50 miliar.

EP, alias MA, alias N tersangka yang berperan sebagai kurir sabu (Istimewa)

“Terus terang saya katakan tadi masih ada bberapa DPO yang kita kejar, DN, AT dan UA,” kata Yusri (rul/*)