Polres Depok Bekuk Pembobol ATM, Pengelola Bank Wajib Tau Modusnya

Rilis komplotan pembobol ATM di Polres Metro Depok. (Foto: DepokToday)
Rilis komplotan pembobol ATM di Polres Metro Depok. (Foto: DepokToday)

DepokToday – Dua orang Komplotan pembobol ATM dengan modus mematikan listrik berinisial YO dan TO berhasil diamankan aparat Polres Metro Depok pada Selasa 24 Agustus 2021, di kawasan Cimanggis. Keduanya merupakan komplotan yang biasa menjalankan aksinya di sekitaran Depok dan Bogor.

Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar mengatakan, para tersangka pembobol ATM modus mematikan listrik ini melakukan aksinya dengan mengincar mesin ATM jenis lama dari salah satu bank pemerintah.

Cara itu dipioih karena jenis mesin ATM itu yang memang bisa diakali para tersangka. Jadi, mesin ATM dimatikan aliran listriknya sebelum mesin ATM mengeluarkan uang yang mereka ambil.

“Jadi sebelum uang keluar, mesin dimatikan. Saldo mereka tidak tersedot setelahnya,” papar Imran didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes dan Kapolsek Cimanggis Kompol Ibrahim Sadjab, di rilis ungkap kasus pada Rabu 25 Agustus.

Imran memaparkan, komplotan ini sebetulnya terdiri dari tiga orang, hanya saja satu orang masih dikejar pihaknya. Mereka juga membagi tugas setiap melakukan aksi kejahatan.

Baca Juga: Rela Mati Bersama, Pengorbanan Azka untuk Corbuzier Bikin Haru

“Satu orang bertugas menggunakan ATM, satu menutup jalan masyarakat yang antri, satu yang mematikan listrik. Ini kartu terangkat jadi yang dirugikan bukan masyarakat tapi pihak bank,” kata dia.

Rilis komplotan pembobol ATM di Polres Metro Depok. (DepokToday)
Rilis komplotan pembobol ATM di Polres Metro Depok. (DepokToday)

Setiap beraksi, ketiganya bisa memperoleh uang tunai kuali Rp2-Rp2,5 juta. Mereka terhitung sudah tujuh kali menjalankan aksi di kawasan, Bogor, Depok hingga Tangerang.

“Mereka sudah tujuh kali, dua kali di Bogor, dua kali di Depok, dua kali di Serpong dan satu kali di Cibinong,” sebut dia.

Dua orang tersangka kini harus mendekam di jeruji besi tahanan Polres Metro Depok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka diancam dengan pasal 366 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Aksi keduanya juga sempat viral di media sosial. Mereka tertangkap teknisi ATM saat melancarkan aksinya pom bensin yang ada di Cimanggis , warga dan menjadi bulan-bulanan warga yang geram karena aksinya. (lala/*)