Polisi Pindahkan Bangkai Diduga Babi Ngepet dari TPU, Ini Sebabnya

Proses pemindahan bangkai babi. (Istimewa)

DEPOK- Bangkai babi yang dipercaya sejumlah warga sebagai jelmaan babi ngepet akhirnya dipindahkan polisi dari area Tempat Pemakaman Umum (TPU) ke lahan kosong dekat Polsek Sawangan, Depok pada Rabu 28 April 2021.

“Iya diamanin aja sementara dekat markas (Polsek),” kata Wakapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi Ahmadi

Ia mengaku, hal itu berdasarkan instruksi kapolsek. Alasannya, untuk menghindari kerumunan massa yang masih saja mendatangi lokasi pemakaman babi tersebut di wilayah Kelurahan Bedahan.

Polisi khawatir, jika itu dibiarkan bakal menyebabkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan karena masih dalam situasi pandemi COVID-19.

“Ya menghindari kerumunan aja, takutnya pada yang dateng ke sittu banyak massa kan nggak enak, itu doang. Biar aman sekalian semuanya gitu,” katanya.

VIDEO: Geger Penampakan Diduga Babi Ngepet

Untuk diketahui, babi berwarna hitam yang ditangkap warga Kelurahan Bedahan itu akhirnya dimatikan dengan cara disembelih oleh warga setempat lantaran khawatir menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan.

Oleh pengurus lingkungan, kemudian disepakati jika babi itu dikubur tak jauh dari lokasi kejadian pada Selasa siang, 27 April 2021.

Baca Juga: Soal Heboh Babi Ngepet, MUI Jelaskan Karakter Jin

Tak hanya itu, karena dipercaya berbau aliran ilmu hitam, maka babi tersebut tidak dikubur secara utuh, melainkan ditempatkan pada dua buah kotak berbeda pada satu lubang yang sama.

Namun ternyata, tempat menguburkan babi itu menuai kontroversi hingga akhirnya terpaksa dipindahkan petugas. (rul/*)

Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Dibalik Hebohnya Dugaan Babi Ngepet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here