Polisi Gerebek Rumah Mewah yang Produksi Barang Ilegal

Pennggerebekan rumah mewah yang produksi barang diduga ilegal 9DepokToday, Rul)

CIMANGGIS– Aparat Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Metro Depok menggerebek sebuah rumah mewah di Jalan Putri Tunggal, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Jumat 15 November 2019.

Dari dalam rumah tersebut, petugas menemukan sejumlah barang hasil produk yang diduga ilegal dan berbahaya. Diantaranya produk sabun, pencuci dan pelembab pakaian serta air minum kemasan.

Pantauan dilokasi penggerebakan melaporkan, rumah mewah itu berada di pinggir jalan dekat dengan pemukiman warga. Bangunannya terdiri dari dua lantai. Di dalam rumah tersebut, terdapat sejumlah ruangan yang menyimpan bahan-bahan kimia. Tak hanya itu saja, pada bagian samping rumah terdapat sejumlah alat untuk memproduksi barang ilegal tersebut, lengkap dengan drum atau tangki berisi cairan kimia.

Sejumlah warga sekitar mengaku telah cukup lama resah dengan aktivitas yang terjadi di rumah itu.

“Kalau keluhan warga keberisikan itu jelas ya. Kadang yang air kecium nyengat. Banyak keluhan warga entah kotoran apa, bahan kimia apa saya juga enggak ngerti. Warga teriak, ada bau menyengat,” kata Ketua RW setempat, Ahmad di lokasi kejadian.

Dirinya mengatakan, aktivitas sejumlah pekerja di rumah itu diperkirakan telah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir. “Yang saya tahu rumah ini di sewa (ngontrak).”

Tak hanya meresahkan warga, Ahmad bahkan mengaku telah mendapat laporan adanya korban atas aktivitas tersebut. “Sepengetahuan saya karyawan di sana ada yang kena kimia. Kalau warga banyak ngeluh sesak napas. Kalau itu jelas, sebab baunya menyengat,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Unit Krimsus Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi, Firdaus mengungkapkan, kasus ini bermula dari adanya laporan warga. Dan dari hasil pemeriksaan sementara, ada temuaan produksi barang diduga ilegal yang menggunakan bahan kimia berbahaya.

“Ini efeknya ke masyarakat, karena mereka mencium bau yang menyegat. Karenanya kami menindak lanjuti, kami temukan bahan kimia,” katanya

Berdasarkan pemeriksaan sementara, lanjut Firdaus, di rumah ini pelaku memproduksi pelembut pakaian kemudian sabun cuci piring dan lain-lain, termasuk air mineral kemasan.

“Saat ini sudah kami amankan beberapa sampel. Kami akan lakukan penyelidikan apakah ada perbuatan pidananya atau tidak. Kami juga temukan yang bersangkutan menjual air minum mineral, ini masih kami lakukan penyelidikan dan uji lab.” (rul/*)