Berstatus DPO, Polisi Buru Roy Pembakar Ruko di Depok

Pelaku pembakar ruko di Beji, Depok terekam CCTV. (Depoktoday.hops.id)
Pelaku pembakar ruko di Beji, Depok terekam CCTV. (Depoktoday.hops.id)

DEPOK- Polisi akhirnya berhasil mengantongi identitas terduga pelaku pembakar ruko penjual pakaian di kawasan Beji, Depok. Kasus ini viral di media sosial lantaran aksi pelaku terekam kamera pengintai atau CCTV.

Kapolsek Beji, Komisaris Polisi Agus Khaeron mengungkapkan, pelaku diduga adalah Feroy alias Roy, pria yang sehari-hari bertugas sebagai penjaga area parkir di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di kawasan ruko Jalan Haji Asmawi, Beji, Depok.

“Atas yang bersangkutan saat ini kita tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang),” katanya, Rabu 9 Juni 2021.

Sosok terduga pelaku diketahui dari barang bukti rekaman kamera CCTV. Agus menerangkan, korban (si pemilik ruko) mengetahui kejadian tersebut pada saat diberitahu oleh salah seorang saksi, atas nama Gerry.

“Saat itu saksi melihat ada api di depan toko selanjutnya saksi langsung bangun dan berusaha meminta tolong warga untuk membantu memadamkan api,” jelasnya.

Setelah api berhasil didapamkan, saksi bersama pemilik toko kemudian mencari tahu penyebab kebakaran. Dan terlihatlah sosok Roy. Dari rekaman itu terlihat jelas, pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Kasusnya kini dalam penyelidikan Polsek Beji.

Baca Juga: Begal Payudara, Saksi Mata : Terjadi Sangat Cepat

Menguak Sosok Pembakar Ruko di Depok

Sosok pria misterius yang nekat membakar sebuah ruko penjual pakaian di Beji, Depok, mulai terungkap. Ia diduga adalah penjaga parkir yang biasa bertugas di sekitar lokasi kejadian.

Identitas pelaku dikenali lantaran aksinya sempat terekam kamera pengintai alias CCTV di ruko tersebut.

Eko, pedagang bakso yang berada persis di samping lokasi kejadian mengaku kenal dengan terduga sosok pria yang terekam kamera itu.

“Kenal. Tukang parkir sih,” katanya saat ditemui awak media pada Selasa 8 Juni 2021.

Baca Juga: Pria Misterius Bakar Ruko di Beji Depok, Ada Ledakan Dua Kali

Namun Eko tak tahu penyebab terduga pelaku melakukan aksi nekat itu. Menurut dia, selama ini tukang parkir tersebut tak pernah menunjukan gelagat aneh.

“Biasa aja sih selama ini, baik-baik saja. Si Mba Resti (korban) yang punya kios baju juga sepertinya nggak ada masalah sama dia (pelaku),” ujarnya. (rul/*)