Polisi Buru Pria yang Pamer Alat Kelamin di Depok

0
181
Ilustrasi asusila (Istimewa)

MARGONDA– Aparat kepolisian sedang mendalami kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pria misterius dengan modus memamerkan alat kelamin. Dalam peristiwa ini, pelakunya kerap menyasar kaum hawa di tempat umum.

          “Ini sedang kami selidiki, kami sedang mengumpulkan petunjuk atas kasus ini,” kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok, Komisaris Polisi Deddy Kurniawan pada wartawan, Jumat 18 Oktober 2019

          Terkait hal itu, polisi juga telah mengantongi ciri-ciri si pelaku. Namun demikian, Deddy mengaku dirinya belum bisa berkomentar banyak lantaran pihaknya masih melakukan pengembangan atas laporan yang belakangan viral di media sosial (Medsos) itu.

          Seperti diketahui, kasus tersebut belakangan mulai marak di Kota Depok, dan bahkan dua kasus diantaranya viral di medsos. Berdasarkan catatan, sedikitnya ada empat kasus yang telah terjadi di kota tersebut.

          Salah satu pelakunya yakni seorang pengendara motor matik warna merah. Pria misterius itu memamerkan kemaluannya pada seorang wanita di Jalan Juanda, Depok, pada Rabu, 16 Oktober 2019. Korban yang kaget langsung kabur begitu melihat tingkat aneh si pengendara ini.

Kemudian di lokasi berbeda, seorang pria paruh baya juga melakukan hal yang sama pada seorang penumpang wanita di dalam angkutan kota (angkot), pada Kamis 17 Oktober 2019.

          Korban yang ketakutan memilih turun dari dalam angkot dan kabur. Sebelumnya, kasus serupa juga dialami oleh seorang mahasiswi. Peristiwa itu terjadi di kawasan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok Jawa Barat pada Senin 30 September 2019.

Kejadian itu bermula ketika korban melintas di salah satu gang dan bertemu dengan seorang pengendara motor pria. Pada korban, pria misterius itu semula menanyakan alamat di kawasan Jalan Margonda, Depok. Namun setelah korban mendekat, pria itu malah mengeluarkan kemaluan sambil menarik paksa korban.

          “Korban berusaha mengelak akhirnya bisa lepas, tapi sempat dikejar namun berhasil lolos. Kejadinya di gang, di tempat sepi, pagi-pagi,” kata Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok, Iptu Isa Fajar saat dikonfirmasi pada Jumat 4 Oktober 2019

          Terkait dengan kasus tersebut, polisi pun telah melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan korban dan mencari kamera pengintai atau CCTV di lokasi kejadian untuk memburu pelaku. Akibat kejadian itu, korban mengalami trauma.

          “Korbannya sudah dimintai keterangan tapi terus nangis, masih syok. Dia masih trauma dengan kejadian ini. Namun yang jelas kasusnya akan terus kami kembangkan,” katanya

          Sebelumnya, seorang mahasiswi berinial AT juga menjadi korban pelecehan di jalanan di kawasan Kelapa Dua, Depok pada Juli 2018, lalu. Pelakunya juga seorang pengendara motor. Modusnya ialah remas payudara. Hingga kini sederet kasus pelecehan seksual yang membuat resah kaum hawa di Kota Depok itu masih dalam penyelidikan kepolisian. (rul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here