PN Depok Gelar Sidang Perdana yang Menjerat Aktivis KAMI, Syahganda

Ilustrasi UU ITE (istimewa)

CILODONG- Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat bakal menggelar sidang perdana dugaan penyebaran kebencian atau hoax yang menjerat aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan. Sidang tersebut diagendakan berlangsung secara virtual pada Senin 21 Desember 2020

Humas Pengadilan Negeri Depok, Nanang Herjunanto menjelaskan, sidang pada hari ini adalah lanjutan dari pemeriksaan yang dilakukan pada Kamis 17 Desember 2020, lalu.

“Hari Kamis kemarin itu kan pemeriksan identitas terdakwa dan setelah itu pemeriksaan surat kuasa dari penasihat hukum. Tapi dari penasihat hukum surat kuasanya belum lengkap, nah baru diperiksa hari ini,” ujarnya

Baca Juga: Heboh, Pria Asal Kediri Bikin Kerajaan di Depok  

Jika dinyatakan lengkap oleh hakim, maka terdakwa akan langsung disidangkan pada hari ini juga. Namun karena masih situasi pandemi COVID-19, terdakwa dihadirkan secara virtual atau online.

“Sidang untuk terdakwanya online dengan agenda pertama pemeriksaan surat kuasa dari penasihat hukum. Jadwal sidang jam 9, tapi saya sedang di luar juga,” katanya

Sebagai informasi, dua aktivis KAMI, Syahganda dan Jumhur Hidayat menjadi tersangka kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian atau hoaks hingga menyebabkan aksi menolak Undang-undang Cipta Kerja yang sempat berujung ricuh.

Selain mereka, ada satu aktivis KAMI lain yang menjadi tersangka dalam kasus yang sama, yakni Anton Permana. Penyidik masih menunggu penilaian jaksa terhadap berkas perkara Anton. Dua tersangka lain dalam kasus ini berinisial DW selaku pemilik akun Twitter @podoradong dan KA.

Masih terkait dengan dengan kasus itu, polisi juga sempat menetapkan empat tersangka lain yakni, Khairi Amri (KA) selaku Ketua KAMI Medan, JG, NZ, dan WRP. (rul/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here