PIRA Harus Bantu Calon dari Gerindra di Pilkada Serentak 2020

PIRA Kota Depok.(Foto: DepokToday/Hen)

BEJI—Kader Perempuan Indonesia Raya (PIRA) se-Indonesia harus memenangkan pasangan calon kepala daerah dari Partai Gerindra yang ikut di Pilkada Serentak 2020.

Demikian dikatakan Ketua Umum PIRA,
Sumarjati Arjoso, saat memperingati HUT ke-12  secara nasional melalui jaringan virtual pada Selasa (20/10/2020).

Dia mengatakan, saat ini di beberapa wilayah melaksanakan pilkada serentak dimana Partai Gerindra ikut serta mengusung kandidat.

“Tugas kita sekarang bagaimana secara bersama-sama dapat memenangkan dan mengawal calon-calon yang diusung partai, agar dapat menang menjadi kepala daerah di masing-masing wilayah,” katanya

Ia pun mengingatkan kepada seluruh kader dan pejuang partai bahwa pilkada tahun ini merupakan momen penting lima tahunan yang harus dimaknai dengan sungguh-sungguh. “Artinya pada momen ini kita harus dapat memaksimalkan kerja-kerja partai,” ujarnya.

Dia menambahkan, perempuan bisa dijadikan garda terdepan dalam memberikan elektabilitas suara saat hari H pencoblosan.

Sementara itu, Ketua PIRA Kota Depok, Rezky M Noor, yakin gerakan yang dilakukan PIRA mampu mendobrak suara Pradi-Afifah.

“Kalau tingkat kecamatan sudah penuh ya, meskipun belum full di 63 kelurahan,” ulasnya.

Dia mengklaim, saat ini Partai Gerindra hanya memiliki satu komunitas militan milik kaum hawa, yaitu PIRA.

Nantinya kata dia, PIRA akan gerilya ke lingkungan untuk mengajak masyarakat memilih Pradi-Afifah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih.

“PIRA akan fokus meraih suara perempuan untuk memilih Pradi-Afifah, kita menangkan pasangan itu,” tuturnya.

Dia menjelaskan, alasan PIRA all out mendukung Pradi, yaitu karena wakilnya adalah perempuan, sehingga nanti bisa mewakili kaum hawa dalam menyampaikan aspirasi.

“Calon wakilnya kan perempuan, jadi kami harap bisa mewakili aspirasi maupun keluhan kaum wanita agar lebih cepat direspon, secara gitu kan,”katanya.

PIRA adalah organisasi sayap perempuan partai Gerindra, berdiri di Jakarta pada 9 Oktober 2008, setelah partai Gerindra berdiri.

PIRA sebagai wadah sayap perempuan dibawah partai Gerindra, berperan aktif dalam setiap proses pembangunan bangsa Indonesia, PIRA sebagai bagian dari elemen bangsa Indonesia merasa terpanggil untuk berperan aktif dalam upaya memahami permasalahan hukum secara luas dan kompetitif.

(hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here