Pilkada Depok, Calon dari PKS Unggul Versi KPU

Situs KPU (Istimewa)

MARGONDA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menerbitkan hasil penghitungan cepat perolehan suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok. Hasilnya, kandidat dari petahana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) unggul sementara.

Hal itu dapat dilihat melalui situs resmi yang diunggah KPU melalui  https://pilkada2020.kpu.go.id/#/pkwkk/tungsura/3276. Adapun rinciannya yakni, pasangan calon wali-wakil wali kota Depok nomor urut satu, Pradi Supriatna-Afifah Alia meraih angka 43,9 persen.

Dari angka tersebut, kandidat yang diusung oleh Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, PSI dan PAN itu meraup perolehan suara sebanyak 107.990 suara.

Baca Juga: Pilkada Aman, Nyoblos pun Nyaman

Sedangkan dari kubu calon petahana, yakni calon wali-wakil wali kota nomor urut dua, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono berhasil unggul dengan raihan angka 56,1 persen.

Untuk jumlah suara yang berhasil diraih oleh kubu PKS, PPP dan Demokrat itu sebanyak 138.092 suara. Raihan perolehan suara masing-masing paslin tercatat sampai dengan pukul 09:21 WIB, Kamis 10 Desember 2020.

Namun disisi lain, kubu Pradi-Affah merasa unggul dari versi yang berbeda.

“Ini menurut real qount yang kami data berdasarkan c1 yang kami ambil langsung dari saksi-saksi kami di 4.015 TPS se-Kota Depok,” kata wakil tim pemenangan Pradi-Afifah, Hendrik Tangke Allo pada Rabu malam, 9 Desember 2020

Ketua DPC PDIP Depok itu menjelaskan, jika tadi sore ketua tim pemenangan Pradi-Afifah, Nuroji menyebut unggul diangka 53 persen, itu adalah posisi suara yang masuk sementara.

“Setelah tadi kurang lebih dari jam 7 malam, kurang data dari dua kecamatan masuk Kecamatan Pancoran Mas kemudian dari Kecamatan Cimanggis.”

Dengan masuknya data tambahan tadi, Hendrik yakin jumlah perolehan suara semakin tinggi untuk Pradi-Afifah

“Di Kecamatan Pancoran Mas itu saya yakin itu basis kami, maka alhamdulillah jumlah TPS masuk hampir 60 persen dan angka kami fluktuatif diangka 54 sampai 55 persen,” katanya

Hendrik menegaskan, pihaknya sangat yakin dengan apa yang disampaikan para saksi dari kubu 01. “Kami yakin apa yang dilakukan saksi kami maka insya Allah kami akan memberikan konfrensi pers kembali.”

Idris Pede Menang

Terpisah, dari kubu calon petahana PKS, Mohammad Idris juga mengklaim dirinya bersama Imam adalah pemenang dalam ajang konstestasi politik tersebut.

“Saya ingin mengingatkan bahwa ini baru hitungan cepat, quick count. Saya dengar, laporan dari penyelenggara Pilkada, suara yang baru selesai dihitung masuk ke KPU baru 45 persen dan persentasenya kita tetap masih unggul,” katanya

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh tim internal Idris Imam, hingga suara masuk sebanyak 75 persen, dan margin of error 3 persen. Mereka mengklaim memperoleh 55,38 persen suara, berbanding 44,62 persen yang diraup Pradi-Afifah. (rul/*)