Petugas Satgas COVID-19 Ngeluh ke Mak Kiki Pakai APD Bekas

Rezky M Noor
Anggota DPRD Depok, Rezky M Noor atau akrab disapa Mak Kiki (dua kiri), ketika melaksanakan reses di wilayah Kukusan. (Foto: DepokToday/Hen)

KUKUSAN—Petugas Satuan Tugas penanganan COVID-19 di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, mengaku terpaksa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) bekas pakai.

Pengakuan ini terungkap ketika petugas satgas bernama Suryadi Tolib itu berdialog dengan Anggota DPRD Kota Depok, Rezky M. Noor, pada kegiatan reses.

“Biasanya penggunaan APD dilakukan sekali, namun karena kekurangan stok maka kami gunakan APD berulang kali bahkan menggunakan APD bekas,” kata Suryadi Tolib.

Dibaca Juga: https://depoktoday.hops.id/rezky-m-noor-bagikan-face-shield/

Dia mengatakan, biasanya APD dipakai petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan dan jemput pasien untuk dirujuk ke lokasi isolasi mandiri.

Diakuinya, petugas satgas setiap hari melakukan penyemprotan disinfektan ke lingkungan dan menggunakan APD.

“Karena penyemprotan disenfektan dilakukan setiap hari maka penggunaan APD tinggi, akan tetapi pasokan APD minim sehingga petugas memakai APD bekas,” keluhnya.

Pria yang akrab disapa Suryadi Gompal ini berharap kepada pihak terkait memberikan APD, dimana saat ini jumlah pasien COVID-19 di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, masih tinggi.

Mendengar keluhan itu, Anggota DPRD Kota Depok, Rezky M. Noor, menegaskan hal itu tidak semestinya terjadi.

Dikatakan Mak Kiki, sapaan akrabnya, pemakaian APD digunakan sekali pakai dan tidak boleh berulang kali.

“Jika sudah dipakai lebih baik APD itu dibuang di lokasi yang ditentukan atau bisa dibakar. Kami akan berikan bantuan APD kepada Satgas Covid 18 Kukusan,” tegasnya.

(hen)