Perusahaan di Depok Harus Bayar Penuh THR kepada Pekerja

Tunjangan Hari Raya
Ilustrasi Tunjangan Hari Raya atau THR. (Design: DepokToday/Tdr)

BALAI KOTA—Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tinggal satu pekan lagi. Seluruh perusahaan yang ada di Kota Depok diminta untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh kepada pekerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Manto, menegaskan hal tersebut, Senin 3 Mei 2021.

Manto Disnaker
Manto. (Foto: Diskominfo Kota Depok)

Kata Manto, membayarkan THR secara penuh kepada pekerja adalah tanda patuh perusahaan terhadap Surat Edaran (SE) terkait THR yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.

“Kami minta perusahaan mematuhi aturan sesuai SE dari Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 di Perusahaan,” ujar Manto dikutip situs resmi Pemkot Depok.

Ia menjelaskan, dalam SE tersebut tertuang jika perusahaan tidak mampu membayar THR sesuai ketentuan, perlu ada dialog atau kesepakatan antara kedua belah pihak. Selain itu, lanjut dia, perusahaan juga wajib melaporkan keuangan internal.

“Kalau tahun lalu, perusahaan masih bisa mencicil uang THR. Tapi tahun ini sudah tidak bisa. Perusahaan harus membayar penuh,” terangnya.

DIBACA JUGA: https://depoktoday.hops.id/tak-bayar-thr-perusahaan-bisa-didenda/

Manto mengungkapkan, untuk besaran THR sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta dibayarkan pada tahun ini juga.

“Kami harap mereka (perusahaan-red) bisa memenuhi hak karyawan, meskipun dalam kondisi seperti ini,” pungkasnya.

(tdr/*)