Persinyalan LRT Jabodebek Diuji Coba, Hasilnya Moncer

Trainset LRT Jabodebek.(Foto: Kereta Api Kita)

JAKARTA—Kementerian Perhubungan bersama empat BUMN (Len Industri, Adhi Karya, INKA, dan KAI) melakukan uji coba penggunaan sistem persinyalan LRT Jabodebek menggunakan trainset yang berjalan melalui lintas Stasiun Harjamukti-Ciracas-Kampung Rambutan-TMII, Rabu 4 November 2020.

Diinisiasi oleh PT KAI, uji coba sinyal dihadiri oleh PPK LRT Kementerian Perhubungan, Ferdian, Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor Mulana Sijabat, Direktur Operasi 2 Adhi Karya ,Punjung Setya Brata, Direktur Operasi PT INKA (Persero), I Gede Agus Prayatna, dan Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha, Jeffrie N. Korompis.

Menarik Lainnya: https://depoktoday.hops.id/idris-ungkap-awal-mula-wacana-monorail-di-depok/

Uji coba LRT Jabodebek kali ini dimaksudkan untuk menguji sistem operasi Grade of Otomation 0 (GOA 0) sebagai fase awal menuju sistem otomasi GOA 3.

“Kita melakukan uji coba terhadap sistem operasi yang sudah kita pasang di sini, di mana yang mengerjakan adalah dari Len Industri dan dari Siemens. Pada hari ini kita berangkat sudah menggunakan sistem operasi GOA 0, di mana sistem otomasi belum dibuktikan, tetapi secara full sinyal merah, kuning, hijau itu sudah sesuai dengan standar-standar pengoperasian KAI,” jelas PPK LRT Kementerian Perhubungan, Ferdian, dalam sambutannya.

Sementara itu, Direktur Operasi I Len Industri, Linus Andor Mulana Sijabat, menjelaskan, secara keseluruhan kegiatan pengujian dari Stasiun TMII – Stasiun Harjamukti dan sebaliknya bisa berjalan dengan baik.

Menurut Linus, pengoperasian LRT akan lebih efektif karena menggunakan sistem yang lebih canggih. LRT, kata dia, akan bergerak tepat waktu dengan penjadwalan yang sistematis.

Sementara, KAI dalam postingan di laman media sosial resminya menegaskan, sampai per Oktober 2020 progres pembangunan LRT Jabodebek sudah mencapai 77,83%.

Progres tersebut dengan rincian lintas pelayanan 1 Cawang-Cibubur 91,62%, lintas pelayanan 2 Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 73,38%, dan lintas pelayanan 3 Cawang-Bekasi 71,40%. LRT Jabodebek ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2022.

(tdr/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here