Persikad 1999 Kecewa dengan Kepemimpinan Wasit

Perwakilan tim Persikad 1999 memberikan keterangan pers seusai laga melawan Pesik Kuningan.(Foto: kuninganmass.com)

KUNINGAN-Tim Persikad 1999 blak-blakan mengomentari hasil pertandingan melawan Pesik Kuningan pada babak 12 Besar Liga 3 Regional Jawa Barat Seri 2, Rabu (13/11/2019).

Persikad 1999 kalah dengan skor telak 4-1 dari Pesik di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Padahal Persikad 1999 menggempur Pesik sepanjang pertandingan dan memiliki beberapa peluang emas mencetak gol.

“Inilah sepakbola, tim yang mengendalikan permainan tidak selamanya menang dan ini yang menimpa kami,” ucap Slamet, salah satu ofisial tim Persikad 1999 yang mewakili pelatih Mochtar Docoure dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Pada kesempatan ini, Slamet mengucapkan terima kasih kepada panitia pertandingan (panpel). Namun, ia juga menyoroti kepemimpinan wasit yang dinilai berat sebelah.

“Untuk panpel saya acungi jempol bagus. Sedangkan Sang Pengadil belum adil sehingga kami banyak merasa dirugikan. Mungkin karena Pesik adalah tuan rumah,” tuturnya seperti dikutip kuninganmass.com.

Di pihak Pesik Kuningan, Nano Supriatna yang mencetak dua gol ke gawang Persikad 1999, mengakui bahwa pertandingan melawan tim asal Kota Depok memang tidak mudah.

Bomber Pesik ini menyatakan, kemenanan mampu didapat timnya karena memanfaatkan serangan balik.

“Saya bersyukur sekali bisa menang. Kita harus mengakui kita digempur habis-habisan. Tapi kami punya senjata jitu serangan balik,” ucap sang kapten itu.(idr)