Puluhan Anak Yatim Trauma Rumahnya Diserobot Mafia Tanah Depok: Pak Hadi Tolong Kami

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 18:58 WIB
Bangunan Yayasan Dhuafa, di Harjamukti, Cimanggis, Depok kini rata dengan tanah lantaran diduga diserobot mafia tanah (DepokToday.com)
Bangunan Yayasan Dhuafa, di Harjamukti, Cimanggis, Depok kini rata dengan tanah lantaran diduga diserobot mafia tanah (DepokToday.com)

DepokToday.com – Pihak Yayasan Dhuafa di Jalan Transyogi wilayah Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok merasa menjadi korban dugaan mafia tanah. Sebabnya, bangunan serta lahan yang mereka tempati digusur tanpa kejelasan apapun.

Ironisnya lagi, aksi penyerobotan itu diduga dibekingi oknum aparat setempat. Kecurigaan pihak yayasan adanya keterlibatan mafia tanah didasari beberapa hal. Salah satunya, aset tersebut tidak melalui jalur sengketa di Pengadilan Negeri Depok.

Dugaan adanya keterlibatan mafia tanah diungkapkan oleh tim kuasa hukum Yayasan Dhuafa itu.

“Sangat keras mafia tanahnya disini,” kata Sahat Poltak Sialagan, salah satu kuasa hukum pihak yayasan tersebut saat ditemui awak media di lokasi kejadian pada Sabtu, 16 Juli 2022.

Baca Juga: Kejagung Bidik Dugaan Mafia Tanah Depok yang Libatkan Perusahaan BUMN, Begini Kronologinya

Sebab, kata Sahat, jika ditelusuri informasi yang pihaknya dapatkan, pada Tahun 2019 ada seseorang yang mengaku melepaskan hak lahan dan bangunan ini kepada pihak PT PP Property selaku anak perusahaan BUMN.

Padahal, menurut Sahat, setelah ditelusuri orang tersebut sudah meninggal pada Tahun 2016.

“Nah ini tiba-tiba kok 2018 katanya dapat kuasa jual dari orang yang meninggal 2016, nah kan mafia tanah ini secara formil hukum jago ini menutupi lobang-lobangnya dari sinilah kita butuh ketelitian,” ujarnya.

Baca Juga: Banjir 2 Meter Rendam Pemukiman BSI Depok

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

H. Munir Kembali Menjabat Ketua LPM Pondok Cina

Senin, 26 September 2022 | 21:30 WIB
X