Kejagung Bidik Dugaan Mafia Tanah Depok yang Libatkan Perusahaan BUMN, Begini Kronologinya

- Jumat, 15 Juli 2022 | 17:20 WIB
Ilustrasi mafia tanah di Depok  (Foto: Istimewa)
Ilustrasi mafia tanah di Depok (Foto: Istimewa)

DepokToday.com – Tim penyidik Kejaksaan Agung ternyata sedang menangani dugaan tindak pidana korupsi PT Adhi Persada Realti terkait pengadaan tanah di kawasan Kelurahan Limo dan Kelurahan Cinere, Depok.

Dilansir dari laman kejaksaan.go.id, pada tahun 2012, PT Adhi Persada Realti (PT APR) yang merupakan anak perusahaan PT Adhi Karya (BUMN) melakukan pembelian tanah dari PT Cahaya Inti Cemerlang di daerah Depok, dengan luas 200.000 m2 (20 hektar), untuk membangun perumahan atau apartment.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana mengatakan, bahwa Tim Jaksa Penyidik secara resmi sudah menaikkan status penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembelian bidang tanah di wilayah Depok itu ke tahap penyidikan.

Baca Juga: Gantikan Posisi Hotman Paris, Roy Citayam Langsung Dipepet Aspri Cantik

Hal tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-35/F.2/Fd.2/06/2022 Tanggal 6 Juni 2022.

Terkait hal itu, Kejagung  juga telah melakukan penyelidikan dan sudah melakukan pemeriksaan saksi terhadap 30 orang yang terkait dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pembelian bidang tanah oleh PT Adhi Persada Realti pada tahun 2012 sampai dengan 2013.

Baca Juga: Wawalkot Ikut Minta Depok Masuk Jakarta, Netizen Colek Ridwan Kamil: Maksudnya Apa

Ilustrasi. Polisi tangkap mafia tanah Depok (Foto: Istimewa)

Lantas seperti apa alur dugaan mafia tanah tersebut?

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Sumber: kejaksaan.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

H. Munir Kembali Menjabat Ketua LPM Pondok Cina

Senin, 26 September 2022 | 21:30 WIB

Wawalkot Bantah Depok Dicap Kota Intoleran, Ini Buktinya

Senin, 26 September 2022 | 17:38 WIB
X