Warga Depok Protes Beli Minyak Goreng Wajib Tunjukan Peduli Lindungi: Jadi Ribet

- Selasa, 28 Juni 2022 | 17:05 WIB
Ilustrasi beli minyak goreng pakai Peduli Lindungi (DepokToday.com)
Ilustrasi beli minyak goreng pakai Peduli Lindungi (DepokToday.com)

DepokToday.com – Kebijakan pemerintah terkait pembelian minyak goreng curah dengan syarat memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau aplikasi Peduli Lindungi dinilai memberatkan sebagian warga Depok.  

Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Dede, warga Depok pembeli minyak goreng yang ditemui sedang berbelanja di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya. Menurut dia, aturan tersebut tidak efektif dan justru malah menyulitkan.

“Pake KTP, harusnya biasa aja. Kita kan kalau beli minyak pake KTP belum antrinya, belum lagi ini jadi ribet,” katanya pada awak media, Selasa 28 Juni 2022.

Kendati diberikan dua pilihan baik KTP ataupun aplikasi Peduli Lindungi, menurutnya sama saja, kebijakan itu hanya membuat susah masyarakat.

“Sama aja aplikasi Peduli Lindungi, saya maunya cash maunya biasa aja gitu. Udah mahal udah susah pula dapatnya,” keluhnya.

Baca Juga: Pengalaman Mistis Pegawai Istana Kepresidenan: Saya Masih Ingat, Cantik Sekali

Lebih lanjut ia juga mengeluhkan tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok akhir-akhir ini.

“Segala macam mahal cari uang susah bikin susah, anak kerja di keluarin mau diapain, jadi curhat saya,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mempersoalkan adanya batasan kuota pembelian minyak goreng.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

85 Persen Rumah Tinggal Warga di Jakarta Bebas PBB

Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:00 WIB

Jalan Margonda dan Sekitarnya Macet Akibat Banjir

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:03 WIB
X