Mohammad Idris meminta Masyarakat Terapkan PHBS Untuk Pencegahan Hepatitis Akut

- Senin, 23 Mei 2022 | 13:56 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat mendatangi kegiatan vaksinasi di Kecamatan Cimanggis, Senin 28 Maret 2022. (DOK: Diskominfo Kota Depok)
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat mendatangi kegiatan vaksinasi di Kecamatan Cimanggis, Senin 28 Maret 2022. (DOK: Diskominfo Kota Depok)

DepokToday.com – Wali Kota Depok Mohammad Idris tidak menginginkan virus hepatitis akut misterius yang saat ini sedang merebak hadir di wilayahnya. Ia meminta kesadaran masyarakat untuk menggencarkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Dari (pemerintah) pusat kan terlapor beberapa wilayah di Indonesia sudah ada tetapi di Kota Depok tidak ada, jangan sampai ada. Nah, itu yang kita lakukan pencegahannya dan pencegahan yang paling jitu adalah efektifitas dari PHBS, itu aja," kata Idris, Senin 23 Mei 2022.

Menurut Idris, PHBS menjadi upaya paling efektif untuk pencegahan. Begitupun dengan hepatitis yang sampai dengan saat ini, pemerintah pusat belum mengetahui secara pasti indikasi dari penyakit tersebut meskipun faktor penyebabnya banyak diketahui.

Baca Juga: KRL Bogor - Angke dan Cikarang - Jakarta Kota Dinonaktifkan Setelah Selesainya Switch Over Stasiun Manggarai

Baca Juga: Viral Suara Gaib Lantunan Adzan dan Bacaan Quran dari Dalam Kabah, Begini Penampakannya

“Tanda-tandanya (terjangkit Hepatitis misterius) kita sudah dikasih tahu tapi kan belum ada deteksinya. Alat deteksinya itu kalau tidak terdeteksi Hepatitis A, B, C, D, E, berarti ya ke sana (hepatitis misterius)," tandasnya.

Idris pun menghimbau agar masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, terlebih lagi saat ini protokol tersebut telah dibuatkan peraturan daerahnya (Perda). Salah satunya dengan penggunaan masker, meski beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan penyataan resmi untuk bisa melepas masker saat berada di luar ruangan.

Sementara itu, Idris tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 meskipun sejauh ini penambahan kasus sudah berangsur-angsur menurun.

Baca Juga: BMKG Perkirakan Hujan dan Angin Kencang Kembali Melanda Depok Hari Ini

"Maksudnya membuka masker di ruang terbuka itu kita tidak dalam kerumunan, misalnya lari pagi hanya ada dua atau tiga orang itu kita buka (masker) bebas, tetapi kalau di dalam ruangan ya tetap dipakai," kata Idris. ***

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mayat Wanita di Kali Krukut Ternyata Warga Depok

Kamis, 30 Juni 2022 | 20:00 WIB
X