Komisi C DPRD Depok Rumuskan 17 Program Kerja Dalam Masa Sidang Kedua Tahun 2022. Berikut Rinciannya

- Kamis, 12 Mei 2022 | 19:56 WIB
Sidang paripurna DPRD Depok (Foto: DepokToday.com)
Sidang paripurna DPRD Depok (Foto: DepokToday.com)

DepokToday.com – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok mengagendakan 17 program kerja yang akan dijalankan dalam masa sidang kedua tahun 2022.

Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Edi Sitorus mengatakan, ke-17 program kerja itu dirumuskan berdasarkan Isu Strategis ke-2, Isu Strategis ke-3, Program-program Prioritas Pembangunan, serta Program janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok yang tercantum dalam rumusan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan memperhatikan Visi dan Misi RPJMD 2021-2026.

“Secara garis besarnya agenda kerja Komisi C pada masa sidang kedua tahun 2022 merupakan penjabaran dari rencana kerja terhadap isu strategis mengenai perkembangan dan pembangunan infrastruktur Kota Depok serta permasalahan-permasalahannya yang masih tetap pada leading sektor Komisi C DPRD Kota Depok,” kata Edi dalam Sidang Paripurna pembukaan masa sidang kedua DPRD Kota Depok, Selasa 10 Mei 2022.

Baca Juga: Fraksi PKS DPRD Depok Angkat Bicara Soal KDS, Ketua: Tidak Ada Politisasi

Adapun ke-17 program kerja itu diantaranya terwujudnya konektivitas antar wilayah timur dan barat melalui jaringan jalan dan moda transportasi yang tertata baik; terwujudnya sistem transportasi kota yang ramah, aman, dilengkapi aksesibilitas bagi anak dan lansia, pejalan kaki dan pengguna sepeda, serta kelengkapan yang memenuhi standar; terwujudnya transportasi publik yang ramah lingkungan, terintegrasi, aman, nyaman dan terjangkau untuk secara selektif menanggulangi kemacetan kota.

Selanjutnya, meningkatnya kualitas dan kuantitas pembangunan infrastruktur di semua jenis dan jenjang pendidikan; meningkatnya kualitas dan kuantitas pembangunan infrastruktur rumah sakit umum daerah dan puskesmas.

“Meningkatnya kualitas permukiman sebagai hunian yang sehat dan humanis, serta mendorong permukiman tertata sebagai hunian yang inklusif,” kata Edi.

Baca Juga: Posisi Ketua DPRD Depok Ditangan BKD, Ini Babak Baru Polemik KDS

Terwujudnya kawasan air sebagai bagian muka dari pembangunan kota (water-front city development) dan tertanggulanginya banjir; terwujudnya seluruh kawasan kota yang hijau, rindang dan bebas sampah; serta terwujudnya ruang publik kota yang atraktif untuk meningkatkan harmoni dan kohesi sosial, sekaligus sebagai ruang terbuka hijau kota.

Untuk prioritas pembangunan ada empat program kerja antara lain terwujudnya pengembangan infrastruktur konektivitas wilayah dan optimalisasi transportasi publik; meningkatnya kualitas permukiman; terwujudnya pengelolaan sumber daya air berkelanjutan; serta terwujudnya penanganan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X