IJTI Kota Depok dan Universitas Pancasila Santuni Yatim dan Wanita Pejuang Keluarga

- Sabtu, 23 April 2022 | 15:00 WIB
IJTI Kota Depok dan Universitas Pancasila salurkan bantuan kepada wanita pejuang keluarga dalam rangka peringatan Hari Kartini 21 April 2022. (DepokToday.com/Zahrul Darmawan)
IJTI Kota Depok dan Universitas Pancasila salurkan bantuan kepada wanita pejuang keluarga dalam rangka peringatan Hari Kartini 21 April 2022. (DepokToday.com/Zahrul Darmawan)

DepokToday.com – Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan yang dilalui selama ini, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kota Depok bekerjasama dengan Universitas Pancasila (UP) santuni 20 anak yatim berusia belia. Kegiatan yang dibalut dengan kegiatan buka puasa bersama itu dilakukan di Aula Atmani Polres Metro Depok, Rabu 20 April 2022.

Ketua IJTI Kota Depok, Rizki Tri Ruspanji mengatakan, kegiatan itu sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Sang Pencipta karena telah berhasil melewati keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang melanda kurang lebih dua tahun kebelakang.

"Sebagai pekerja media, kami juga salah satu yang terdampak akibat pandemi, dan saat ini kondisi perlahan mulai pulih. Ini perlu di syukuri dengan saling membantu antar sesama, terutama bagi anak yatim," kata pria yang dikenal dengan panggilan Iyung Rizki itu.

Baca Juga: Pemkot Depok Terus Berupaya Tingkatkan Insentif RT, RW, dan LPM, Begitu Kata Supian Suri

Iyung mengatakan, kegiatan tebar kebaikan di bulan suci Ramadhan ini juga sebagai bentuk implementasi Surat Edaran Wali Kota Depok tentang Perayaan Hari Jadi ke-23 Kota Depok.

"Hari jadi Kota Depok tahun ini mengusung tema kebersamaan, dan dalam salah satu poin surat edarannya, Wali Kota Depok menghimbau kepada seluruh masyarakat dapat membantu sesama dengan menyantuni anak yatim dan dhuafa, ini sebagai bentuk kontribusi kita dalam merayakan HUT Kota Depok ini," kata Iyung.

Selain buka puasa bersama dan santuni yatim, IJTI Kota Depok juga bagikan bingkisan kepada 20 wanita single parents yang mengidupi anak-anaknya seorang diri. Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian antar sesama dibulan Ramadhan juga sekaligus memperingati Hari Kartini.

Baca Juga: 14,9 Juta pemudik diperkirakan masuk wilayah Jawa Barat

"Ini sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para kaum wanita yang berjuang demi menghidupi anak-anaknya karena ditinggal suaminya," kata Iyung.

Iyung mengatakan, sasaran pembagian paket sembako itu antara lain pedagang kelontong, pengemudi ojek online, guru ngaji dan penjaga rel yang kesemuanya adalah kaum hawa.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ibas Ditemukan Tewas di Kali Ciliwung

Jumat, 27 Mei 2022 | 12:53 WIB
X