Wakil Wali Kota Depok Marah Soal TPPAS Lulut-Nambo: Saya Sudah Mengancam Buang ke Bantargebang

- Jumat, 15 April 2022 | 15:39 WIB
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono tahun ini membuka kesempatan kepada pelajar di Depok untuk menjadi ajudan Wakil Wali Kota selama sepekan. (Foto: Dok Diskominfo)
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono tahun ini membuka kesempatan kepada pelajar di Depok untuk menjadi ajudan Wakil Wali Kota selama sepekan. (Foto: Dok Diskominfo)

DepokToday.com – Pemerintah Kota Depok marah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat soal Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo, Kabupaten Bogor.

Bagaimana tidak, sudah hampir 5 tahun berjalan, Pemerintah Kota Depok hanya diberikan janji dapat membuang sampah kesana. Nyatanya, TPPAS Lulut-Nambo tak kunjung rampung pembangunannya sampai dengan hari ini.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, dirinya telah menyampaikan hal tersebut dan mengancam akan memilih Bantargebang, jika memang TPPAS Lulut-Nambo hanya bualan saja.

Baca Juga: Berawal Dari Iseng-iseng, Pembobol Minimarket Ini Ketagihan Hingga Satroni Lebih dari Lima Lokasi

"Saya sudah mengancam, bagaimana kalau dijual saja ke tempat pembuangan umum Bantargebang, mudah-mudahan bisa dikomunikasikan dengan DKI," kata Imam di Balai Kota Depok, Jumat 15 April 2022.

Imam lebih tegas kali ini, karena Kota Depok sudah masuk kedalam kategori darurat sampah, sementara kondisi TPA Cipayung sudah memprihatinkan dan jika terus ditumpuk dengan sampah baru malah akan menambah persoalan baru.

“Sampah tidak lagi mungkin ditumpuk di TPA Cipayung, menjadi masalah jika sampah baru ditimbun di atas tumpukan sampah yang existing, akan menyebabkan longsor,” kata Imam.

Baca Juga: Perkenalkan Ribbon Livery, Pelita Air Siap untuk Bisnis Penerbangan Reguler

Imam mengatakan, Pemerintah Kota Depok pun lelah diberikan janji oleh Pemprov Jabar terkait pelaksanaan pembungan sampah ke TPPAS Lulut-Nambo bukan hanya sekali dua kali saja, janji itu diberikan sudah sejak tahun 2017.

“Bukan dari Februari (dijanjikan), bahkan dari 2017, tetapi mengaret terus sampai saat ini,” kata Imam.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ibas Ditemukan Tewas di Kali Ciliwung

Jumat, 27 Mei 2022 | 12:53 WIB
X