Mohammad Idris Mengadu ke Ridwan Kamil, Sinergisitas Pemkot Depok dan Pemprov Jabar Harus Diperkuat

- Sabtu, 9 April 2022 | 16:10 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris. Dirinya menyampaikan soal perbedaan data hingga menyebabkan PPKM Depok masih dijalankan pada level 2. (Dok Diskominfo Depok)
Wali Kota Depok Mohammad Idris. Dirinya menyampaikan soal perbedaan data hingga menyebabkan PPKM Depok masih dijalankan pada level 2. (Dok Diskominfo Depok)

DepokToday.com – Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta bantuan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam penyelesaian sejumlah masalah masyarakat yang terjadi di Depok. Utamanya pada persoalan yang membutuhkan kebijakan lintas wilayah.

“Salah satunya pada Kali Pelayangan yang melintasi Kelurahan Pondok Jaya yang berhulu di Situ Cibereum di Kabupaten Bogor. Air yang ada di Situ Cibereum dilimpahkan ke kita semua (Kota Depok), sehingga menyebabkan kali meluap dan terjadi genangan,” kata Idris saat Safari Ramadan bersama Ridwan Kamil seperti dikutip berita.depok.go.id, Sabtu 9 April 2022.

Mohammad Idris mengatakan, permasalahan tersebut membutuhkan kebijakan lintas wilayah dan intervensi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk itu, dirinya berharap sinergisitas antara Pemerintah Kota dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat semakin diperkuat dalam menyelesaikan sejumlah permasalahan yang ada di Kota Depok.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Jawa Barat Tegaskan, Siswa Dilarang Ikut Demo 11 April 2022

Idris menambahkan, dana hibah dari Pemprov Jabar yang direcofusing untuk membuat turap kali di sepanjang jalan Cipayung juga berharap bisa segera terealisasi. Sebab, jika tidak segera dilakukan tindakan dapat memicu terjadinya longsor.

“Di Kecamatan Cipayung juga terdapat situ besar yang menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Ciliwung Cisadane (BWSCC) dan Pemprov Jabar, yaitu Situ Cipayung. Situ ini kondisinya sudah kurang baik, sehingga perlu direvitalisasi dan ditata kembali,” katanya.

Mohammad Idris menambahkan, Cipayung merupakan wilayah yang kondusif, walaupun dihuni oleh multi etnis dan suku. Kerukunan umat beragama juga sangat terjaga.

Baca Juga: KAI Beberkan Jumlah Penumpang Kereta Api Garut - Cibatu, Antusiasme Masyarakat Sangat Baik

"Di sini semua berpaham moderat dan tidak pernah ada perang antar agama, apalagi sentimen terhadap agama," terangnya.

"Semua masyarakatnya patuh dan mengikuti peraturan dari kementerian dan undang-undang yang berlaku di negara yang kita cintai," tutup Mohammad Idris. ***

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ibas Ditemukan Tewas di Kali Ciliwung

Jumat, 27 Mei 2022 | 12:53 WIB
X