Dinas Pendidikan Jawa Barat Tegaskan, Siswa Dilarang Ikut Demo 11 April 2022

- Sabtu, 9 April 2022 | 14:55 WIB
Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi saat meninjau pelaksanaan PPDB di SMAN 1 Kota Depok, Jumat, 11 Juni 2021.  (DepokToday.com/Zahrul Darmawan)
Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi saat meninjau pelaksanaan PPDB di SMAN 1 Kota Depok, Jumat, 11 Juni 2021. (DepokToday.com/Zahrul Darmawan)

DepokToday.comDinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan himbauannya kepada seluruh sekolah yang berada dibawah naungannya, agar dapat mengawasi siswanya untuk tidak mengikuti demo 11 April 2022.

Kepala Disdik Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, surat himbauan kepada sekolah terkait larangan siswa ikut demo 11 April 2022 sudah disebar ke seluruh sekolah melalui cabang dinas.

“Terkait 11 April, sudah kita berikan surat himbauan ke seluruh cabang dinas dan mereka juga sudah menindaklanjuti ke sekolah-sekolah,” kata Dedi saat mengunjungi SMAN 4 Kota Depok, Jumat 8 April 2022.

Baca Juga: KAI Beberkan Jumlah Penumpang Kereta Api Garut - Cibatu, Antusiasme Masyarakat Sangat Baik

Dedi mengatakan, larangan mengikuti aksi 11 April 2022 itu bertujuan agar para siswa tidak terjerumus dalam tindakan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya meminta seluruh pengawas sekolah, guru, wali kelas termasuk juga melakukan komunikasi dengan grup grup orang tua mengawasi anaknya untuk memberikan pemahaman jangan sampai mengikuti tindakan dan kerangka-kerangka yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata Dedi.

Dedi mengatakan, surat imbauan didasarkan Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, Permendikbud nomor 2 tahun 2015 tentang pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan serta Undang-Undang nomor 30 tahun 2017 tentang pelibatan keluarga dalam penyelenggaraan pendidikan.

Baca Juga: Sekolah Dian Didaktika Selenggarakan Festival Syiar Budaya Islam, ini deretan acaranya

“Mendekati hari H, akan kita lakukan pemantauan termasuk juga melibatkan pengawas-pengawas sekolah,” kata Dedi. “Jika ada ditemukan siswa, kita serahkan kepada sekolah, sanksinya oleh sekolah,” tambahnya.

Demo BEM SI di KPK Jakarta (Foto: Istimewa)

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X