Wali Kota Depok Geram Dengan SETARA Institute: Jangan Komentar Jahat Seperti Itu

- Selasa, 5 April 2022 | 13:20 WIB
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Foto: DepokToday.com/Lala)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (Foto: DepokToday.com/Lala)

DepokToday.com – Wali Kota Depok Mohammad Idris geram dengan perlakuan SETARA Institute yang menjustifikasi Depok kota paling intoleran. Menurutnya, pernyataan itu tidak ilmiah dan asal bunyi.

“Harus dikaji secara ilmiah dan jangan asbun (asal bunyi), kalau tujuannya mau menjatuhkan pemerintah, jadi wali kota aja dulu, kita bersaing secara sehat, jangan komentar-komentar jahat seperti itu,” kata Idris disela kegiatannya, Senin 4 April 2022.

Idris pun menantang SETARA Institute agar membeberkan hasil risetnya yang menyebut Depok kota paling intoleran kepada masyarakat berikut metodologinya.

Baca Juga: Mawar AFI Jalani Pemeriksaan Perdana di Polres Metro Depok

“Yang namanya riset itu enggak sembarangan, tapi ilmiah dan rasional, silahkan diadu dengan riset-riset yang lain, indikator intolerannya apa,” kata Idris.

Idris juga meminta kepada SETARA Institute agar menanyakan langsung dengan warga Kota Depok tentang kondisi kota belimbing itu.

“Tanyakan apakah selama ini orang Depok toleran atau tidak terhadap minoritas, toleran enggak dengan lain suku. Selama ini enggak ada orang Betawi dengan orang Sunda berantem, enggak ada, itu kan konflik,” ungkap Idris.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai bermain basker di GOR kawasan GDC (Foto: DepokToday.com/Zahrul Darmawan)

Baca Juga: Fasih Berbahasa Asing, 4 Siswa SMP Islam Dian Didaktika Dilantik Jadi Pramuka Garuda

Idris melanjutkan, dirinya pun tidak memilih-milih agama dalam pelayanan, misalnya soal perizinan misalnya, dirinya tetap memberikan dan menulis surat keputusan (SK) tentang pendirian gereja jika sudah disetujui oleh FKUB dan dirinya tidak pernah menolak.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ibas Ditemukan Tewas di Kali Ciliwung

Jumat, 27 Mei 2022 | 12:53 WIB
X