Pondok Cina, Jejak Rakyat Tionghoa Ngadu Nasib di Kota Depok

- Selasa, 1 Februari 2022 | 11:00 WIB
Salah satu peninggalan saudagar Tionghoa di Depok yang dikenal rumah Pondok Cina (Foto: DepokToday.com/Zahrul Darmawan)
Salah satu peninggalan saudagar Tionghoa di Depok yang dikenal rumah Pondok Cina (Foto: DepokToday.com/Zahrul Darmawan)

DepokToday.com- Sebagian besar warga Depok tentu tidaklah asing dengan nama Pondok Cina, salah satu wilayah yang letaknya berada di sekitaran Margonda. Nah dibalik sebutan tersebut, ada sejarah yang cukup menarik untuk disimak. Seperti apa ulasannya, berikut rangkuman DepokToday.com spesial, edisi Imlek

Pondok Cina adalah sebutan untuk salah satu wilayah kelurahan yang ada di kawasan Kecamatan Beji, Depok. Selain itu, nama Pondok Cina juga diabadikan sebagai sebutan untuk stasiun yang berada di sekitar kampus UI dan Gunadarma

Nah menurut hasil penelusuran, Pondok Cina telah berusia lebih lima abad, atau lebih tua dari usia resmi Kota Depok yang dahulu menjadi bagian dari wilayah Jakarta.

Sebutan itu muncul jauh sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Kala itu, ada seorang pejabat pemerintah kolonial Hindia Belanda bernama Cornelis Chastelein

Pria kelahiran Amsterdam 10 Agustus 1657 itu penganut Kristen yang taat. Konon, Chastelein pun dikenal anti-perbudakan, karena menurut dewan gereja perbudakan bertentangan dengan ajaran Injil, khususnya bila budaknya beragama Kristen.

Ketua Umum Depok Herittage Community, Ratu Farah Diba di rumah tua Cimanggis peninggalan Gubernur Gubernur VOC ke-29, Jenderal Albertus van Der Parra. (Foto: DepokToday.com/Zahrul Darmawan)

Cornelis, yang semula menjadi pejabat di Batavia, kemudian mengundurkan diri dari tempatnya bekerja dan mendapat hak penguasaan tanah di Siringsing (sekarang Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan) sejak 1695, dekat Pal 17, sekitar 25 kilometer selatan Batavia.

Ia juga menguasai tanah di Depok, pada Pal 21, dengan membelinya pada 18 Mei 1696.

"Saat itu ia membeli Depok dengan salah satu surat tanah atau persilnya sudah atas nama Depok. Saat itu lahan yang ia beli seluas 1.244 hektare. Nah, itu yang dikenal dengan sebutan Depok lama, sekitar kawasan Jalan Kartini, Jalan Pemuda," ucap salah satu ahli sejarah Depok, Ratu Farah Diba dikutip pada Selasa, 1 Februari 2022.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Tags

Terkini

Ini Arti dan Makna Logo Kota Depok

Senin, 6 Februari 2023 | 14:30 WIB
X