Akhirnya, Setelah Dua Tahun Menunggu, Depok Boleh Buang Sampah ke TPPAS Lulut Nambo

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:42 WIB
Gunungan sampah di TPA Cipayung semakin mengkhawatirkan.  (Foto: Depoktoday.com/Ade Ridwan)
Gunungan sampah di TPA Cipayung semakin mengkhawatirkan. (Foto: Depoktoday.com/Ade Ridwan)

DepokToday.com – Akhirnya, solusi permasalahan sampah di Kota Depok dapat sedikit teratasi, dengan diberikannya izin membuang sampah ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan, Depok telah memperoleh izin membuang 350 ton sampahnya setiap hari ke TPPAS Lulut Nambo. Jumlah itu sedikit mengurangi beban TPA Cipayung yang setiap harinya menampung 1.000 ton sampah warga Depok.

“Semua perizinan sudah selesai, mudah-mudahan bisa dilakukan pertengahan Februari 2022 mendatang,” kata Imam kepada wartawan, Jumat 21 Januari 2022.

Baca Juga: Februari 2022, Depok Boleh Buang Sampah ke TPPAS Lulut-Nambo

Namun begitu, kata Imam, karena masih ada sekitar 650 ton sampah lagi setiap harinya di Kota Depok yang belum terangkut ke bak sampah raksasa milik Pemprov Jawa Barat tersebut, TPA Cipayung tetap beroperasi seperti biasa.

Sampah di kali. (Foto: Istimewa)
“Sementara TPA Cipayung masih beroperasi, kita berharap bisa diminimalisir dengan cara diolah oleh masyarakat,” kata Imam.

Lebih jauh Imam mengatakan, Depok dibebankan biaya Rp 137 ribu per ton per harinya untuk membuang sampah ke TPPAS Lulut Nambo.

Baca Juga: Semakin Overload, Berharap Ada Revitalisasi di TPA Cipayung

“Dengan perhitungan, Rp 125 ribu untuk biaya pembuangan, dan Rp 12 ribu untuk warga sekitar TPPAS Lulut Nambo,” kata Imam.

Dengan begitu, lanjut Imam, Kota Depok membutuhkan anggaran sebesar Rp 17 miliar setiap tahunnya untuk membuang sampah ke TPPAS Lulut Nambo. “Tahun ini kita baru anggarkan Rp 12 miliar,” kata Imam.

Halaman:

Editor: Ade Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Update Temuan Mayat Dalam Karung di Ciliwung

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:37 WIB
X