Begini Strategi Dinkes Jawa Barat Apabila Terjadi Peningkatan Kasus Covid-19 Akibat Varian Omicron

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 18:00 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi saat meninjau pelaksanaan kick-off vaksinasi anak 6-11 tahun di SDN Depok 01, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa 14 Desember 2021.  (Foto: Depoktoday/Ade Ridwan)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi saat meninjau pelaksanaan kick-off vaksinasi anak 6-11 tahun di SDN Depok 01, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa 14 Desember 2021. (Foto: Depoktoday/Ade Ridwan)

DepokToday – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi mengatakan, telah menyiapkan beberapa strategi apabila kasus Covid-19 meningkat seiring dengan merebaknya varian Omicron.

“Strategi pertama penguatan puskesmas, puskesmas bersama TNI/Polri dan PKK akan gencar melakukan tes dan telusur sebagai upaya mendeteksi dini,” kata Nina di Kantor Dinas Kesehatan Jabar, Kota Bandung, Rabu 12 Januari 2022 seperti dikutip dari laman jabarprov.go.id.

Nina mengatakan, sebagai konsekwensinya pihaknya bakal memperbanyak jumlah SDM maupun alat testingnya.

Baca Juga: Idris Ralat Pernyataan Soal Warga Kota Depok Kena Varian Omicron, Ada Apa?

"Kita harus siap, termasuk testingnya. Baik menggunakan rapid test antigen atau PCR. Kita juga harus siap dengan Sumber Daya Manusia (SDM)," kata Nina.

Sedangkan strategi kedua berkaitan dengan penguatan rumah sakit. Selain tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19, ketersediaan oksigen, APD, dan obat-obat akan disiapkan dengan sebaik-baiknya. 

Ilustrasi varian Omicron (Foto: Istimewa)

"Kami sudah mempunyai data dari gelombang kedua, mana saja rumah sakit yang bisa meningkatkan kapasitas tempat tidurnya sampai 40 persen dari total tempat tidur. Semua sudah ada datanya dan akan kami sampaikan kembali bila ada peningkatan kasus," ucap Nina.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Varian Omicron Indonesia Bertambah, Kementerian Kesehatan Ambil Langkah Antisipasi Lonjakan

"Kami dari provinsi sudah menyiapkan obat-obatan dan APD. Bagi kabupaten/kota yang memerlukan APD, dapat mengirimkan surat kepada kami," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Ade Ridwan

Sumber: jabarprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X