Kasus Mafia Tanah Depok, Anggota DPRD dan Kadishub Belum Ditahan, Begini Alasan Polisi

- Jumat, 14 Januari 2022 | 12:00 WIB
Ilustrasi. Polisi tangkap mafia tanah Depok (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. Polisi tangkap mafia tanah Depok (Foto: Istimewa)

DepokToday- Bareskrim Mabes Polri hingga kini masih terus mendalami proses penyelidikan yang menjerat empat tersangka kasus mafia tanah Depok. Peristiwa ini menjadi sorotan publik lantaran korbannya adalah mantan Jenderal BAIS.

Dari empat tersangka itu, dua di antaranya adalah pejabat publik di Kota Depok, mereka yakni anggota DPRD Depok, Nurdin Al Ardisoma alias Jojon dan Kadishub Depok, Eko Herwiyanto. Lantas seperti apa perkembangan atas kasus tersebut.

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim, Brigjen Andi Rian, sampai saat ini tim penyidik masih intens melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan belum ada upaya penahanan terhadap para tersangka.

“Semua tersangka belum ada rencana penahanan,” katanya dikutip DepokToday.com dari Kompas.com pada Jumat, 14 Januari 2022.

Ilustrasi mafia tanah di Depok (Foto: Istimewa)

Ketika disinggung lebih jauh soal kenapa para tersangka tak ditahan, sayangnya Andi belum mengungkapkan alasan tersebut. Ia hanya mengatakan, keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan penyidik.

“Sepenuhnya pertimbangan penyidik,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus mafia tanah Depok ini mencuat setelah korbannya, eks Direktur BAIS, yakni Mayjen (purn) Emack Syadzily melaporkan kasus itu ke Bareskrim. Sebabnya, sertifikat tanah milik dia telah berpindah tangan tanpa sepertujuannya.

Nah parahnya lagi, pelaku mafia tanah Depok itu juga memalsukan tanda tangan mantan Jenderal BAIS tersebut.

Halaman:

Editor: Zahrul Darmawan

Sumber: Kompas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X