Begini Tanggapan Diskominfo Depok Pasca Viralnya Postingan Twitter: Kemungkinan di Hack

- Senin, 10 Januari 2022 | 08:37 WIB
Gedung Balai Kota Depok. (Foto: DepokToday/Nur Komala)
Gedung Balai Kota Depok. (Foto: DepokToday/Nur Komala)

DepokToday - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Manto memastikan, aktifitas retweet yang dilakukan akun Twitter resmi Pemkot Depok tentang ajakan memburu polisi yang menembak mati laskar FPI, bukan dilakukan oleh pihaknya.

"Tidak benar, dan admin medsos Pemkot sudah dikonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak pernah melakukan hal tersebut," kata Manto kepada wartawan, Senin 10 Januari 2022 pagi.

Manto menduga, ada orang tidak bertanggungjawab masuk ke akun Twitter Pemkot Depok dan melakukan hal tersebut. "Kemungkinan ada yang hack," kata Manto.

Baca Juga: Geger, Akun Twitter Pemkot Depok Ikut Retweet Ajakan Buru Keluarga Polisi Penembak FPI

Tapi, kata Manto, pihaknya akan melakukan kroscek secara mendalam terkait peristiwa itu dan akan melakukan evaluasi secara internal.

"Kita kan tidak bisa percaya begitu saja, makanya kita akan tanyakan lebih dalam kepada adminnya," kata Manto.

Manto mengatakan, akun media sosial resmi Pemerintah Kota Depok termasuk Twitter Pemkot Depok hanya dijalankan oleh satu admin, bahkan dirinya pun tidak bisa mengaksesnya, dan setiap postingan memiliki pertanggungjawaban.

Baca Juga: Geger, Sosok di Video Ini Acak-acak Sesajen dan Dibuang Karena Takut Azab

"Jadi setiap postingan itu harus sepengatahuan kepala bidang, dan saya juga sudah konfirmasi ke kepala bidang, dia juga tidak merasa mengizinkan retweet itu," kata Manto.

Manto mengatakan, pasca kejadian itu, untuk sementara, akun media Twitter Pemkot Depok dinonaktifkan, sampai persoalan jelas.

Halaman:

Editor: Ade Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X