Kota Depok Gandeng Akademisi hingga Media untuk Entaskan Kemiskinan

- Jumat, 24 Desember 2021 | 14:20 WIB
Sejumlah warga berkerumun ambil bansos di kawasan Bedahan, Sawangan, Depok beberapa waktu lalu. (DepokToday.com)
Sejumlah warga berkerumun ambil bansos di kawasan Bedahan, Sawangan, Depok beberapa waktu lalu. (DepokToday.com)

DepokToday – Pemerintah Kota Depok mengajak berbagai pihak mulai dari akademisi, pengusaha, masyarakat, media, NGO dan pengamat untuk bahu-membahu mengentaskan kemiskinan di Kota Belimbing ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, pengentasan kemiskinan perlu dipandang dari berbagai sudut, sehingga para stakeholder itu perlu dirangkul untuk bersama mengentaskan persoalan kemasyarakatan itu.

Belum lama ini, Bappeda Kota Depok menggelar kegiatan Kolaborasi Bareng Komunitas (Kongko) Pembangunan yang melibatkan tujuh aktor atau heptahelix pembangunan tersebut.

“Kongko Pembangunan akan digelar sebanyak empat kali, ini merupakan yang gelaran kedua. Kongko Pembangunan juga dikemas cukup rileks agar banyak usulan yang masuk untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan tahun 2023,” kata Dadang seperti dikutip Depok.go.id, Jumat 23 Desember 2021.

Dadang mengatakan, dalam proses perencanaan pembangunan, Kota Depok sudah dipayungi dengan Peraturan Wali Kota Depok (Perwal) Nomor 101 Tahun 2021 tentang Sinergitas Partisipatif Pembangunan.

“Bapak Wali Kota Depok Mohamamd Idris sangat mendukung proses pembangunan seperti ini, Kongko Pembangunan juga bagian dari Kick Off Meeting Perencanaan Pembangunan 2023 yang sebelumnya telah digelar,” kata Dadang.

Dadang menjelaskan, hasil dari Kongko Pembangunan nantinya akan memfokuskan program Pengentasan Kemiskinan di tahun 2023. Dengan mengidentifikasi potensi alternatif dari kebijakan yang ada.

“Hasil diskusi ini akan kami formulasikan untuk menguatkan tematik pembangunan di tahun 2023 dengan tema peningkatan infrastruktur dasar perkotaaan dan pemilihan ekonomi, salah satunya penanggulangan kemiskinan sesuai dengan isu hari ini,” jelasnya.

Dadang menambahkan, untuk isu penanggulangan kemiskinan yang dibahas juga telah menghasilkan beberapa ide. Misalnya dengan melakukan integrasi data bagi warga prasejahtera.

“Kita memang sudah punya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok sebagai acuan pembangunan. Tapi setiap tahun tentu ada isu yang berkembang yang belum masuk ke dalamnya. Maka dengan rangkaian Kongko Pembangunan ini akan menjadi penguatan,” terang Dadang.

Untuk diketahui, ada empat isu pembahasan dalam Kongko Pembangunan. Yakni terkait ekonomi, sosial penanggulangan kemiskinan, infrastruktur dan pelayanan reformasi birokrasi. (ade/*)

Editor: Ade Ridwan - Depoktoday

Tags

Terkini

H. Munir Kembali Menjabat Ketua LPM Pondok Cina

Senin, 26 September 2022 | 21:30 WIB
X