DBD di Depok Sedang Mengganas, RSUD Sudah Rawat 80 Pasien Rentang Satu Bulan

- Rabu, 1 Desember 2021 | 16:30 WIB
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori bicara soal DBD (DepokToday.com)
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori bicara soal DBD (DepokToday.com)

DepokToday – Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kota Depok sedang mengganas, bahkan peningkatan jumlah penderitanya melebihi pasien COVID-19 yang sedang dirawat. Hal itu diakui Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kota Depok Devi Maryori.


Devi mengatakan, hingga hari ini jumlah tempat tidur yang disediakan di RSUD Kota Depok untuk pasien COVID-19 hanya 20 tempat tidur, namun untuk penderita DBD mencapai 62 tempat tidur.

"Di RSUD Kota Depok memang bulan Oktober dengan bulan November terjadi kenaikan yang signifikan (pasien DBD)," kata Devi kepada wartawan, Rabu 1 Desember 2021.

“Di bulan Oktober itu ada 30 pasien, masuk di bulan November sampai terakhir kemarin sampai 80 pasien, kenaikan sekitar 50 pasien,” tambahnya.

Devi mengatakan, terjadi peningkatan jumlah penderita DBD hampir 3x lipat dan diprediksi itu akan terus terjadi di bulan Desember 2021 ini.


“Memang tendensinya biasanya rutin itu di Desember naik ya, insyaa Allah kami siap untuk menampung pasien-pasien yang dirawat disini karena DBD,” katanya.




Devi melanjutkan, peningkatan pasien DBD ini terbilang tidak biasa, karena biasanya kenaikan setiap bulannya tidak mencapai 20 kasus bahkan bisa kurang.


“Dibandingkan dengan mulai dari awal tahun 2021, sangat rendah bisa dihitung dengan jari kurang dari lima,” kata Devi.



Persiapan RSUD Depok Hadapi DBD


Devi mengatakan, pihaknya pun mulai menyiagakan personelnya untuk mengantisipasi lonjakan yang lebih lagi di bulan Desember ini.


Namun, kata Devi, ada langkah khusus untuk mengantisipasi overloadnya kapasitas, mengingat pasien Covid-19 masih terus berdatangan dan ancaman gelombang 3 diprediksi terjadi di akhir tahun ini.


“Ya antisipasinya, kita kategorikan pasien DBD yang layak rawat disini, artinya yang trombosit turunnya tidak signifikan dan pertimbangan kondisi klinis lainnya, bisa melakukan rawat jalan,” kata Devi. (ade/*)

Editor: Ade Ridwan - Depoktoday

Tags

Terkini

X