Polres Metro Depok Bagikan Ribuan Paket Sembako Gratis

- Sabtu, 26 Juni 2021 | 11:34 WIB
Kepala Polres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siegar melepas rombongan pembagian sembako gratis. (DepokToday.com)
Kepala Polres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siegar melepas rombongan pembagian sembako gratis. (DepokToday.com)

DEPOK- Polres Metro Depok dan jajaran membagikan ribuan paket sembako gratis pada sejumlah warga, Sabtu 26 Juni 2021. Kegiatan itu diselingi dengan sosialisasi protokol kesehatan atau prokes.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar mengungkapkan, patroli terkait sosialisasi prokes ini kian gencar dilakukan mengingat tingginya kasus COVID-19 di Kota Depok.

“Ini (sosialisasi) kita sambil membagi sembako dalam rangka bakti sosial dalam HUT Bhayangkara yang ke-75,” katanya.

Imran berharap, cara ini efektif untuk menekan kasus COVID-19 di Kota Depok.

“Sasarannya semuanya, kita lihat keliling, inikan patroli. Namanya patroli semuanya harus kena,” ujarnya.

Adapun jumlah paket yang dibagikan oleh Polres Metro Depok dan jajaran sebanyak 1.600 paket sembako. Imran mengimbau agar masyarakat semakin disiplin dalam menerapkan prokes.

“Yang jelas masyarakat harus mengikuti prokes. Yang paling utama adalah itu, yang kedua harapan kami kami bisa dibantu dipercaya oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

Polres Awasi Klaster Perkantoran dan Keluarga Depok


Sementara itu, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Kota Depok Dadang Wihana menyampaikan, klaster rumah tangga dan perkantoran masih menjadi penyumbang terbanyak penambahan kasus virus asal Tiongkok itu.

“Saat ini kita investigasi seluruh perumahan yang sudah masuk, kemarin misalnya Taman Cipayung, Bella Casa, dan yang lainnya,” jelas Dadang Jumat 25 Juni 2021.

Pihaknya masih mendata berapa jumlah perumahan yang angka kasus warganya positif COVID-19 terbanyak. “Kami masih mengumpulkan data dari seluruh wilayah tim kita sudah bergerak. Belum ada hasilnya,” sebut dia.

Dadang mengakui, klaster rumah tangga dan perkantoran merupakan penyumbang kasus terbanyak. Antara kedua klaster ini menurut dia sangat terkait untuk membuat angka kasus COVID tinggi saat ini.
“Saat ini klaster paling tinggi adalah klaster keluarga dan klaster perkantoran mulai meningkat.

Termasuk juga perjalanan karena Depok ini kota commuter masuk ke wilayah Jakarta dan sebaliknya, sehingga kami prediksi terjadi penularan di klaster perkantoran kemudian ke keluarga,” papar Dadang.

Selain itu, penambahan sepekan ini terjadi juga paling banyak dari pasien dalam kelompok umur anak dan remaja. Karena itu, dia terus meminta kepada masyarakat untuk memerhatikan prokes, khususnya bagi anak dan remaja yang kasusnya sedang. Baca selengkapnya di sini: Klaster Rumah Tangga dan Perkantoran Sumbang Kasus Terbanyak (rul/*)

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

X