Sampel Pasien Tertular Berulang Kali Dikirim, Dinkes Pastikan Varian Delta

- Rabu, 23 Juni 2021 | 17:07 WIB
WhatsApp Image 2019-11-20 at 12.30.25 (1)
WhatsApp Image 2019-11-20 at 12.30.25 (1)

DEPOK – Hingga saat ini, Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Depok belum mendapat hasil pemeriksaan sampel dari Litbangkes terkait kemungkinan adanya varian Delta di Depok.

Kepala Dinkes Kota  Depok Novarita menyebutkan, pemeriksaan sampel ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengetahui adakah varian baru COVID-19 itu. “Kita belum dapat sampai sekarang,” sebut dia dilansir Rabu 23 Juni 2021.

Novarita mengatakan, Dinkes sengaja mengirim sampel tersebut karena sejumlah kriteria yang masuk dalam pemeriksaan.

Sesuai dengan aturan yang ada, pengiriman sampel ini dilaksanakan sesuai dengan syarat CT atau Cycle Threshold pasien di bawah angka 30. “Jadi memang yang kita kirimkan ini CT rendah sekali,” sebut dia.

Selain itu, pasien yang sampelnya dikirim, juga terserang virus ini tidak hanya sekali atau berulang. “Kita pilih yang kelihatannya CT celio di bawah 30 dan dia infeksi berulang. Jadi yang itu kita curigai dan kita kirim,” ucap dia.

Baca juga : Catat, Ini Nomor Telepon Layanan COVID Seluruh Kecamatan di Depok

Menurut dia, berdasarkan arahan pemerintah pusat, semua wilayah yang terjadi penambahan kasus secara cepat bisa mengirim sampel sesuai dengan kriteria di atas, termasuk Dinkes Depok.

“Itu kriteria yang dinyatakan oleh Litbangkes. Kalau mengirim sampel seperti itu. Yang penyebaran di areanya cepat gitu,” ucap dia.

Saat ini, Novarita meminta masyarakat tidak lagi hanya menjalankan 3 M tapi 6 M yaitu pakai masker setiap saat, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, menghindari kerumunan, dan menghindari makan bersama,” papar dia.

Sebagai informasi, kasus penambahan COVID-19 di Depok berlangsung denga cepat beberapa hari terakhir ini.

Kondisi itu membuat tingkat keterisian rumah sakit terus meninggi. Kondisi sebenarnya bukan hanya terjadi di Depok, tapi sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta mengalami hal serupa. (lala/*)

Editor: Nur Komalasari - Depoktoday

Tags

Terkini

X