Polisi Bilang Depok Zona Merah, Tapi Pemkot Keukeuh Oranye

- Rabu, 23 Juni 2021 | 13:14 WIB
Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar (kiri) mendampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran. Kapolres menyebut saat ini Depok zona merah COVID-19. (DepokToday.com)
Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar (kiri) mendampingi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran. Kapolres menyebut saat ini Depok zona merah COVID-19. (DepokToday.com)

DEPOK- Penyebaran kasus COVID-19 di Kota Depok kian mengkhawatirkan. Dalam data beberapa pekan terakhir angka penderita virus itu bahkan tembus di atas 500 kasus per hari. Meski begitu, pemerintah setempat belum bisa memastikan apakah kota ini telah berada pada level zona merah atau tidak.

“Sampai saat ini Ketika saya bicara di sini belum dirilis oleh satgas pusat Jadi kami menunggu rilis dari satgas pusat,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana dikutip pada Rabu 23 Juni 2021.

Namun yang jelas, kata Dadang, Pemerintah Kota Depok melalui tim satgas telah melakukan langkah-langkah antisipatif, di antaranya dengan memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Strategi Pemkot Depok Hadapi Lonjakan Kasus COVID


Dengan kebijakan itu, terdapat sejumlah pengetatan. Misalnya untuk mall atau pusat perbelanjaan hanya buka sampai dengan 19:00 WIB, untuk restoran, cafe, dan rumah makan sampai kaki lima tidak diperkenankan makan di tempat.

“Demikian pula kepada bapak ibu warga untuk resepsi terutama pernikahan, hanya diperkenankan melaksanakan akad nikah dengan keluarga inti maksimal 30 orang.”

Dengan kondisi saat ini, lanjut Dadang, Pemerintah Kota Depok masih menggunakan status Minggu lalu yakni zona oranye atau resiko sedang penyebaran COVID-19.

“Jadi seharusnya status itu hari Senin kemarin sudah dirilis Tapi sampai hari ini hari Selasa dari satgas pusat kami belum mendapatkan rilis zonasi daerah untuk Kota Depok. Minggu lalu 1.92 zona oranye,” jelasnya.

Kapolres Sebut Depok Zona Merah


Sejak malam ini, Kota Depok disebut berstatus zona merah atau resiko tinggi penyebaran COVID-19. Hal itu disampaikan Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar saat memimpin apel gabungan operasi yustisi di Mapolrestro Depok, pada Selasa malam, 22 Juni 2021.

Operasi yustisi ini sebagai langkah nyata kebijakan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat yang mulai dilaksanakan. Razia ke sejumlah lokasi pun dilakukan aparat gabungan.

“Pada malam hari ini kita melaksanakan apel yustisi yang terdiri dari TNI, Pemda, Dishub dan Satpol PP. Kita melakukan operasi yustisi dari mulai apel ini sampai jam sembilan tujuannya membackup SK Wali Kota tentang pengetatan PPKM,” sebut Imran.

Baca selengkapnya di sini: Kerahkan Ratusan Personel, Kapolres Sebut Depok Zona Merah (rul/*)

Editor: Zahrul Darmawan - DepokToday.com

Tags

Terkini

X